Lomba Jaya Lestari Cup

Minggu pagi (25/10) berduyun-duyun kicaumania memasuki Taman Bunga Wiladatika Cibubur – Jakarta, untuk mengikuti gelaran Jaya Lestari Cup. Menurut catatan dari panita, pada event yang berlangsung di dua lapangan ada 1934 kontestan dari berbagai daerah di Indonesia yang bersilahturahmi membawa burung jawaranya masing-masing sehingga terjadi berbagai pertarungan sengit.

Duel maut terjadi di kelas termahal murai batu Murai batu 279, antara Kiamat gacoan H Sona melawan Kaisar gacoan Budi Indo. Keduanya saling ngotot tak mau mengalah menggelontorkan irama lagu ngeroll nembak berbagai suara isian yang mewah. Akhirnya Kaisar finish di tempat pertama, sementara Kiamat menduduki posisi runner up. “Kaisar baru sembuh dari masalah tenggorokannya. Kaisar siap menebar ancaman bagi muraimania di event Jayakarta Cup,” kata Budi Indo sambil tersenyum.

Sementara di Kelas Murai Batu Ring Spesial jadi ajang pembuktian bagi Toraja gacoan Pendi dan Bayu dari JBF. Toraja meraih gelar tersebut lewat irama lagu ngeroll nembak berbagai suara isian yang memikat. “Toraja siap tempur di gelaran nasional berikutnya,” kata Pendi dan Bayu. Kelas Kacer Bintang jadi ajang pembuktian bagi Chapsa gacoan Bodonk 86 yang berhasil menyingkirkan para pesaingnya dan merebut juara pertama lewat irama lagu ngeroll nembak yang memikat disertai gaya tarung yang eksotis,
Di kelas Lovebird, penampilan memikat ditampilkan oleh Jalal gacoan Ade dan Yehezkiel nyaris tak terbendung oleh para pesaingnya. Di gelaran hari itu Jalal nyaris menciptakan quatrik lewat kinerja suara panjang kasar dengan durasi kerja aktif sambil duduk manis di atas tangkringan.
Tontonan memikat di kelas kenari terjadi antara TC 1 gacoan Owen dan Tuan Takur gacoan Mr Fonda Nadien SF. Keduanya saling ngotot tak mau mengalahkan melagukan cengkok kenarian standar yang memikat. TC 1 finish di tempat pertama dan Tuan Takur menempel ketat di posisi runner up. Di kelas Seruling Raja, Tuan Takur kembali mencatat sukses dengan meraih posisi runner up. “Di event Jayakarta Cup 8 November, TC 1 dan Tuan Takur bahu membahu menghadapi kenarimania papan atas,” kata dua sahabat kental Owen dan Mr Fonda.
Catatan prestasi manis pada laga itu ditorehkan oleh Cucak Hijau Sastro gacoan Doni Cilodong yang meraih posisi runner up di kelas Kuda Lumping dan Wijaya gacoan Mr Faizin DM Tegal yang meraih posisi runner up di kelas Seruling Raja. Sementara Garda Team Bekasi menjadi ajang kebangkitannya kembali meraih prestasi di lomba nasional.


Catatan prestasi lainnya ditorehkan oleh dua tim dari Jawa Timur, Royal BC Probolinggo dan Lamborghini SF dari Bayunwangi. “Royal BC Probolinggo selalu eksis di berbagai gelaran nasional,” kata wakil dari Royal BC Probolinggo. Sementara Lamborghini SF mengundang sahabat kicaumania untuk hadir di gelaran Lamboghini Cup. “Kami mengundang para sahabat untuk hadir di gelaran Lamborghini Cup, Minggu, 29 November 2015 bertempat di desa Dusun Nganjukan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Banyuwangi.


Gelaran ini ditutup dengan acara penyerahan Juara Umum BC yang diraih oleh Brother BC dan Juara Umum SF yang diraih oleh Fitri BKS.Selesai acara Ketua Panitia Edy PLN dan Ketua Pelaksana Deny Halim mengucapkan terima kasih atas silahturahmi para sahabat kicaumania di event Jaya Lestari Cup. “Mohon maaf kalau ada kekurangan, sampai jumpa lagi di gelaran kami berikutnya,” kata Edy PLN dan Deny Halim. (Team)
Kumpulan Galeri










