BnR Panji Wulung – Demak

Mediabnr – Jalan Lingkar Selatan Demak tepatnya Desa Botorejo di Kecamatan Wonosalam menjadi saksi perkembangan pesat BnR pimpinan Mr. Arso khususnya untuk wilayah kota Demak dengan terselenggaranya gelaran lomba burung berkicau bertajuk Launching Gantangan BnR Panji Wulung pada hari Minggu (10/9). Kicaumania dari berbagai penjuru kota dan daerah turut berpartisipasi dengan sederet burung gacoannya untuk hadir memberikan dukungan dan memeriahkan event berdirinya gantangan kokoh Panji Wulung yang akan rutin membuka latber dihari Sabtu sore ini.

“ Terimakasih atas perhatian sahabat-sahabat kicaumania yang sangat luar biasa pada launching perdana gantangan Panji Wulung ini. Semoga menjadi awal yang baik untuk kedepannya dapat menjadi barometer kicaumania khususnya di wilayah Demak kota. Lewat pengalaman saya sebagai kicaumania serta EO yang telah banyak menelan asam garam dunia lomba burung ditambah saat ini menjabat sebagai Ketua OBI Demak, saya dan seluruh panitia Panji Wulung akan berupaya semaksimal mungkin untuk dapat memberikan yang terbaik kepada panjenengan semua demi kemajuan kicaumania bersama BnR tentunya. Sengaja hanya kami sediakan 54 nomor gantangan dengan harapan agar juri dapat lebih focus dan maksimal dalam bertugas, serta benar-benar memprioritaskan prestasi terbaik. Seperti halnya kelas lovebird, 1 juri memantau sebanyak 9 burung saja dalam setiap rolling untuk 6 juri yang bertugas saat full gantangan,” ungkap Mr. Arso yang juga owner arena BnR Panji Wulung ini.


Hampir disemua kelas yang dibuka full gantangan terutama dikelas-kelas neraka seperti lovebird, murai batu dan cucak hijau, bahkan untuk kelas burung yang saat ini gaungnya sedikit meredup seperti cendet dan kacer. Hal ini membuktikan setiap gelaran BnR dimanapun tempatnya tetap diburu dan dinanti oleh kicaumania. Beberapa sang jawara yang lulus uji ketatnya penilaian tim JBI yang bertugas siang itu adalah murai batu Al-Fatih milik Ibnu Vizal, Samurai milik Han, Wipper milik Bayan, Paijan milik Jefri Paburi, dan Pokemon milik Zikan Nasgor.

Al-Fatih, murai batu sarat prestasi dengan perform edan baik volume, materi isian, gaya dan durasi aktif kerja kembali membuktikan kepiawaiannya saat fight di lapangan dan nyaris meraih kemenangan ganda untuk membanggakan bendera Dt. Lembu Suro. Turun pertama dikelas BnR Demak Al-Fatih mampu mempesona juri dengan raihan prestasi sebagai runner up membayangi Samurai yang keluar sebagai pemenang. Namun untuk pertarungan keduanya dikelas utama Panji Wulung ia seakan tak mau kalah dengan lebih memaksimalkan performnya hingga membuahkan hasil mutlak sebagai sang jawara.

Paijan, kenari besutan Jefri juga tak kalah hebat penampilannya. Terlahir sebagai salah satu kenari jawara yang telah melalang buana ke berbagai event regional dan nasional diberbagai kota di Jawa Tengah dengan pundi-pundi prestasi menggunung, Paijan semakin matang potensinya. Volume tembus saat membawakan lagu cengkok kenarian yang panjang serta durasi kerja aktif buka tutup nyaris tanpa jeda sebagai senjata andalannya kembali menghantarkannya sukses menempati posisi juara terbaik dikedua kelas bebas yang ada dengan raihan double winner. Sedangkan untuk kelas kenari kecil gaco orbitan Mr. Bayan mampu mencuat ke tahta jawara dengan tonjolan gaya ngewippernya yang exotic.

Kolaborasi RSW SF, Liar SF DAN Lowo Ijo SF berhasil genggam kejuaraan dibeberapa kelas. Diantaranya Teroris kawalan Fendra berhasil nyeri runner up dikelas cendet dengan sisa-sisa tenaganya mendekati masa ngurak, Lintang SF turunkan Benzema yang juga sukses membayangi diposisi runner up dan murai batu Jaguar diposisi ketujuh, Lowo Ijo SF berhasil tampilkan Drakula keposisi lima dan enam. Kekompakan ini merupakan wujud solidaritas antar team yang ada di Purwodadi.

Tak mau ketinggalan R 17 Jepara mengandalkan Hulk. Meski kali ini belum mencapai hasil maksimal dengan hanya menempati posisi 8, dikelas murai batu sukses mengawal Sultan milik H. Ali Tepos menempati posisi runner up. Berdeda cerita dengan Zikan Nasgor Glugu Indah SF yang sukses menyabet posisi terbaik dikelas utama cucak hijau lewat gaco andalannya Pokemon.

Pendatang baru asal kota Atlas yakni DMB SF dengan gaconya Will Smith yang sudah malang melintang diberbagai lomba milik Aditya GTR ini juga sukses menempati posisi kedua dan rencananya akan diturunkan kembali pekan depan di lomba Diponegoro Cup Undip Semarang, sedangkan murai batu Malaikat Subuh yang baru ditake overnya akan disiapkan ke Piala Raja.


Seluruh rentetan acara terselenggara dengan baik dan lancar, 19 kelas pertandingan yang diagendakan juga terlaksana dengan tertib dan minim protes hingga akhir ditutup oleh panitia dengan mengumumkan peraih juara umum Single Fighter oleh SQ-23 SF dan Dt. 8005 CUP sebagai juara umum Bird Club. Squad amunisi kedua tim ini mampu menyumbangkan point penuh untuk memenangi perebutan predikat juara umum saat bersaing dengan beberapa kandidat lainnya. “ Kami mohon doa, dukungan serta partisipasi rekan-rekan kicaumania pada gelaran 8055 CUP Semarang tanggal 29 Oktober 2017 mendatang,” pungkas salah satu crew.


“ Alhamdulillah, keseluruhan gelaran yang kami kemas dan suguhkan untuk kicaumania dapat berjalan dengan baik, tertib, lancar dan sukses sampai selesai. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila masih terdapat kekurangan dan kesalahan. Kritik serta saran membangun sangat bermanfaat untuk kami berbenah demi kemajuan bersama kicaumania. Salam satu hati satu hobbi dan sampai jumpa kembali digelaran Panji Wulung berikutnya,” tutup Mr. Arso mewakili seluruh jajaran panitia yang bertugas. (kiky/lambang)
Baca Juga : Daftar Juara Launching BnR Panji Wulung (10/9/2017)





