Bandung Lautan Pentet di Mutiara Cup 1

Mediabnr – Perhelatan bertajuk Mutiara Cup 1 Bandung Bergoyang di Lapangan Kijang Cakti Jl. Salak Bandung, Minggu (15/12), sukses tergelar dengan gemilang. Penggemar burung pentet yang datang dari berbagai jelajah blok, tumplek blek saling adu jejaten para jagoannya. Benang merah dari gelaran ini, Silaturahmi pentet mania, tak lekang oleh waktu, mereka bersinergi lewat kebersamaan yang hakiki. Persaudaran yang mereka usung, membuahkan sebuah pemandangan, bahwa komunitas ini mempunyai karakter dan kekuatan tersendiri. Sesi demi sesi tergelar, lewat semangat khas pentet mania. Ketua panitia M Faiz Sana dan ketua penyelenggara Dhe Doni.


Pentet mania tuan rumah, memberikan prestasi yang membanggakan. Beberapa yang moncer jadi juara diantaranya, Barometer, andalan Mr. Reza Glory SF, sukses menancapkan bendera kemenangan. Mr. Erwin Sk Net SF, usung duo pentet gacoannya, Bon Jovi dan Dewa Killer, nangkring di tangga teratas sang pemenang. Selanjutnya, The Rock, jagoannya Anjar/Bah Aep Kasohor BC, duduki runner up terbaik di kelas utama.


Tampomas, pentet besutan A. Tia Bansel BC, sukses mencuri perhatian di kelas Pentet Degung, menohok di posisi pertama. Sandy Lega Blueser SF memasukan, Telecaster dan Tengil, menyodok di klasemen jawara. Markas T 28 masih dengan pentet andalannya, Super Star, membawa nama Aa Restu sebagai sang pemilik, namanya langsung mencuat dijajaran atas sang jawara.


Selain kelas pentet, juga dibuka kelas murai batu dan cucak ijo. Di murai batu, Roger, gebetan Iyan Barong sukses mencatatkan kemenangan jawara satu kelas Murai Batu Kecapi. Di kelas ijo H. Jajang Ancol Kawung SF bersinar lewat, Kuda Mas.


Ajang ini berhasil meraup penggemar pentet untuk berkumpul satu wadah dalam hobi yang seragam. Ruang gerak dan ragam kegiatan, bersinergi dan berdiskusi, memberikan pemandangan yang menjadi ciri khas komunitas pentet. Tentu saja pencapaian ini tak lepas dari kerja keras insan-insan Mutiara dalam menghimpun para sahabatnya, untuk tetap mengibarkan panji kebersamaan lewat burung si jago tiru. Alhasil lomba ini berhasil memanjakan penggemar pentet, untuk berkumpul dan bertanding bersama. Secara tak sadar, kebersamaan ini memperkuat antara senior arus utama dan bakat-bakat muda, untuk berbagi ilmu serta pengalaman dalam koridor kebersamaan dan kekeluargaan. Sukses buat Mutiara Cup 1… ALL ABOUT PENTET.(Ricky)




