TAMAN SARI CUP I

Mediabnr – Gelaran spektakuler Taman Sari Cup I (25/12) di desa Taman sari Mranggen nampak dipadati oleh kicaumania, meski baru pertama kalinya menggelar even yang bergengsi ini namun berkat kecakapan dan solidnya team panitia Tamansari BC ini semua dapat di kemas secara apik dengan menggandeng juri BnR Jateng semua kicaumania berbaur digelaran ini mengikuti sesi demi sesi dengan tertib sehingga lomba berjalan dengan lancar.
Menjadi pilihan pertama kali mendaratkan langkahnya setelah beberapa pekan lalu berlayar, kini nama BA SF kembali berkibar dengar moncernya Srikandi andalan David BA SF dikelas Love bird Tamansari B yang saat ini bersatu dengan nama Dunia Kartun BC. Dinasty BC digelaran ini juga mampu menunjukkan kiprahnya fokus dikelas love bird dengan perolehan A mutlak dikelas LB A Tamansari yang diwakili oleh Sahrini gaco milik Angga. Menjadi perhatian khusus para kicaumania melihat penampilan Bedjo milik Andre Casanova SF dengan durasi hitungan menit menjadikan penonton terkesima melihatnya, selain itu tetap dijalurnya merajai dikelas kenari bersama Gotawa andalannya. Tak peduli team kecil tetap percaya diri jika gelaran menggunakan juri BnR dimanapun selalu hadir, sebut saja AKBP SF dan 628 SF dimana dalam gelaran ini mereka saling memperebutkan juara 3 besar dan sama –sama berhasil mendudukinya walau hanya sekali dengan cuatkan Samudra dengan Sinden Olivia. Tak mau ketinggalan Dhi Semarang SF juga sukses buktikan Waskita dikelas love bird dan juga kenari Napoleon dengan bekal yakin kwalitas jagoannya.

Jie Udin dari Ardan SF Semarang merasa berdebar ketika murai batu andalannya memperoleh koncer A, rasa haru menyelimutinya melihat lawan-lawannya yang begitu banyak bukan burung –burung biasa. “Saya sangat senang melihat jagoan saya bisa menjadi yang terbaik, saya rawat dari muda sempat mau saya lepas dengan mahar 25 jeti namun kawan-kawan saya melarangnya karena kwalitas Pilar jauh lebih baik kedepannya dan hari ini saya lihat perform terbaiknya,”ungkap Jie Udien yang maniac dengan ekor panjang. Beda halnya dengan R17 Tepos BC Jepara datang jauh kegelaran ini karena dianggap disinilah ajang yang fairplay dibanding gelaran lainnya yang bersamaan, dengan andalkan Sulta mampu menempati jawara runner up dengan senjata tajam yang panjang selalu dimuntahkannya. Sedangkan di kelas murai batu KBT berhasil dikuasai oleh Ambisi milik Arif sinyo Dinasty BC dan dibuntuti oleh gaco baru milik Dani Pandanaran SF yang baru di dapat 5 hari yang lalu diberi nama Telolet dengan maksud dapat booming seperti om telolet om.

Pandanaran SF kembali buktikan kiprahnya mengangkat pamor cendet yang selalu hadir di setiap gelaran lomba yang ada, kali ini diwakili oleh gaco milik Ilham berhasil genggam juara pertama dengan percayakan kinerja Candidat dikelas bintang. Dibawahnya ada Konslet milik Jee falin perwakilan liar sf Demak dengan bekal senjata greja tarung panjang di keluarkan. Tak berharap lebih mengikuti gelaran lomba, bisa kumpul bersama rekan-rekannya sudah merupakan kegembiraan tersendiri oleh team Wisanggeni Mranggen.


Juara umum BC berhasil di raih oleh TBRK BC yang dikomandoi Octha rasta Purwodadi dengan cuatkan Raja Dugem, Predator, Bintang Timur, dan berkolaborasi dengan Andre Casanova SF Bandungan. Sedangkan juara SF berhasil diraih oleh CBB asuhan Toto CBB Demak . “Kami ucapkan terimakasih atas partisipasi kicaumania seluruhnya yang sudi hadir digelaran kami ini, dan mohon maaf jika ada sedikit kesalahan dalam penyajian kami ini. Kita utamakan fairplay dan kepuasan peserta adalah tujuan kami. Mohon saran dan kritiknya demi kemajuan gelaran Tamansari BC ini kedepannya,”papar Kancil nama beken owner Tamansari BC mengakhiri. (LamBanK)
Baca Juga : Daftar Juara Taman Sari Cup I (1/1/2017)












