
Pekanbaru (MediaBnR.Com) – Melanjutkan kesuksesan Launching BnR Ria u pada Januari 2015 lalu, kini BnR Riau menggelar Road To BnR Award – Riau yang diselenggarakan di Taman Alamayang, Kota Pekanbaru pada Minggu, 29 Maret 2015. Gelaran berjalan sukses dikarenakan membludaknya kicaumania yang menyerbu lomba ini.


Lomba dimulai pukul 10.30 WIB dan dibuka dengan penggantangan pertama secara simbolis oleh Ketua bnR Riau, Arie Andhika. Sangat ramai lomba yang diusung oleh BnR Riau ini dan terbilang sukses karena lomba tersebut dihadiri oleh kicaumania dari berbagai wilayah Sumatera. Seperti kicaumania dari Batam, Jambi, Padang dan Medan. Bukan hanya itu kehadiran Bang Boy dalam gelaran ini menjadi cambukan semangat bagi para kicaumania dalam mengikuti lomba.
Hal yang menarik dalam gelaran ini adalah hadirnya para petinggi BnR dari beberapa waliayah Sumatera. Seperti Oki Parman yang selaku ketua BnR Cabang Sumbar srkaligus Ketua BnR Sumatera Tengah dan SBR yang selaku ketua BnR Batam. Mereka melawat ke Pekanbaru untuk mengikuti gelaran bergengsi se-Sumatera ini. Mungkin gelaran Road to BnR Award – Riau ini menjadi cambuk semangat bagi para jajaran cabang lainnya dalam mengadaka lomba yang bergengsi.

Kekompakan para panitia adalah kunci kesuksesan lomba tersebut. Struktur organisasi BnR Riau yang sangat terarah di setiap divisi merupakan hal yang membuat BnR Riau kuat. Oji Lahad yang memimpin langsung penjurian pada lomba tersebut mengatakan bahwa Sumatera itu di atas angin dibandingkan wilayah lain. Hal ini dikarenakan BnR Riau yang selalu konsisten di jalur kesuksesan dan tetap terjaga kekompakannya di setiap divisi. Walaupun terbilang cabang baru BnR tetapi BnR Riau tetap mendulang sukses bila mengadakan kegiatan.

Lomba Road to BnR – Riau ini mungkin bisa menjadi barometer lomba yang tertib se-Sumatera. Manajemen BnR Riau juga mungkin menjadi percontohan bagi yang lainnya. Bangkitnya kicaumania Sumatera terwakili karena hadirnya BnR Riau.
Para Jawara Sumatera Saling Bertarung
Lomba pada hari itu berjalan sangat lancer. Walaupun hujan sempat turun di tengah jalannya lomba tetapi semangat kicaumania tetap terjaga. Animo tinggi kicaumania memang tak terbendung siang hari itu. Hal tersebut membuat persaingan antar gacoan – gacoan jawara se-Sumatera sangat sengit. Oleh karena itu setiap kelas yang dibuka pada lomba ini menyuguhkan perang antar jawara. Bukan hanya itu para beberapa Bird Club (BC) atau Single Fighter (SF) saling adu gengsi untuk membawa nama timnya masing – masing.
Adapun para pemenang yang meraih prestasi pada siang hari itu. Adalah Dedi dari Sumbar Team yang menurunkan murai batu yang bernama Kirana dan telah berhasil meraih juara pertama di Kelas BnR VIT. Didampingi oleh Ketua BnR Sumbar, Oki Parman, Dedi pede mengawal Kirana sehingga sukses mendulang prestasi.
Selain itu Iwan Sandy dari Simpang Empat Pasaman Barat, Sumatera Barat, juga meraih prestasi setelah mengawal lovebird kesayangannya yang bernama Larasati. Lovebird miliknya ini hampir menyapu bersih di semua kelas lovebird. Pentolan Aan SF ini memang sangat pede mengawal burungnya karena kualitas burungnya tersebut memang sangat bagus.
Dari perebutan tim terbaik diraih oleh Kawan Ku BC. Tampil sebagai tuan rumah, amunisi – amunisi tim ini mendominasi juara di hampir setiap kelas. Selain itu (Fuad)
Kumpulan Para Jawara Lomba














