Cabe Rawit Usung Dt. Kudus Kulon Cup 1 – Arya, Sadewo & Brotherhood Naik Tahta Borobudur

Cabe Rawit milik Haweng-Paul nyaris double winner
Cabe Rawit milik Haweng-Paul nyaris double winner

Mediabnr – Minggu (8/4). Tumpah ruah kicaumania di Halaman Candi Borobudur menjadi sorotan masyarakat luas bahkan dunia dimana gelaran akbar kemasan BnR Jateng bertajuk CANDI BOROBUDUR CUP I terselenggara dengan 3 arena yang menjadi saksi sejarah begitu mewah dan meriahnya gelaran tersebut.

Brotherhood milik Saprul Jaza juara III kelas utama murai batu

Diantara kicaumania yang berhasil mengukir prestasi prestisius ini adalah Haweng-Paul lewat performa maksimal amunisi kacer andalannya bernama Cabe Rawit. Mengusung Dt. KUDUS KULON CUP I yang akan menggelar lomba BnR di Museum Kretek-Kudus pada tanggal 13 Mei 2018 mendatang ini, kacer dengan segudang prestasi nasional ini kembali membuktikan kedigdayaannya dalam mengolah materi serta aksi tarung terbaiknya hingga berhasil mematahkan perform rival-rival popular lainnya yang turun dari berbagai blok untuk nyaris meraih double winner yakni menjuarai disesi BnR Vit dan runner up disesi AMB A. “ Alhamdulillah perform Cabe Rawit pasca mabung sudah onfire lagi seperti dulu lewat pembuktian kestabilan prestasinya yang terus menjuarai di berbagai event besar hingga hari ini,” ungkap maestro kacer asal kota Kudus ini. Disusul prestasi partner lainnya yakni cucak hijau Begal besutan Kim yang juga berhasil finish diposisi III sesi Vitagrow B.

Kim-Tepos BC Jepara andalkan Begal raih juara

Saprol Jaza kembali sukses menghantarkan Brotherhood ke tahta jawara untuk menempati posisi III disesi utama murai batu Ring BOB dengan tiket termahal. Muntahan materinya begitu dahsyat dengan bongkaran lagu isian yang bervariasi sembari ngotot menyemburkan tembakan-tembakan pamungkas untuk menyempurnakan aksi tarung happy yang stabil ngedur hingga akhir penilaian. “ Moment-moment indah Brotherhood yang terus berkesan dihati kami. Setelah sukses menorehkan tinta kemenangan di berbagai event regional lintas EO, ter update anniversary BOSS-Sragen nyaris hattrick, Brotherhood mulai memantabkan langkahnya ke nasional seperti menjadi juara I di Piala Presiden Jokowi lalu dan bertahan diposisi III siang ini bersanding dengan jawara-jawara nasional lainnya dikelas utama tiket 5 juta,” pungkas pengusaha muda sukses ini.

Bima milik Afi-Cahaya SF runner up dikelas kenari BnR Vit

Demikian halnya dengan Arya besutan Anang-AA SF Batam yang juga stabil mempertahankan prestasinya untuk terus bertengger di tahta kejuaraan, siang ini pun kembali bertaji mempertontonkan aksi hebatnya dengan meraih posisi juara III dikelas murai batu BnR Jateng. Materi mumpuninya berimbang dengan rival-rival lainnya bahkan mampu lebih dominan saat tampil disesi tersebut, tak pelak juri pun menghadiahi bendera koncer A di bawah nomor gantangannya. “ Pemanasan 2 pekan lalu dengan hasil juara I di Road to Candi Borobudur Cup-Mranggen disempurnakan prestasi Arya siang hari ini,” cetusnya. Ada juga Anak Lanang milik Agus Pak Man-Sukorejo yang masih terlihat perkasa untuk menempati juara III disesi Ring Magelang meskipun kondisinya sudah memasuki masa mabung jatuh bulu sayap.

B 90 rayakan kemenangan juara umum Bird Club
Cakra Khan milik Brian Hino jawara dikelas cendet

Afi-Cahaya SF Semarang juga berhasil mengawal Bima gaco kenari andalannya untuk tangguh bertarung sengit dengan kenari mania berbagai kota lainnya dan membuktikan kualitasnya sebagai runner up disesi BnR Vit dan juara X disesi AMB. Gaya tarungnya asyik sembari merdu melantunkan lagu cengkok kenarian panjang-panjang disetiap laganya, tak salah apabila burung bongsor ini menjadi salah satu primadona di kota asalnya lewat prestasinya yang selalu bisa diandalkan untuk membanggakan kota Lumpia. Disusul Brian Hino rekan sekotanya yang juga kembali berhasil menambah pundi-pundi prestasinya di event nasional untuk mutlak mendominasi pertarungan dikelas cendet BnR Vit dan bertahan diposisi IV pada laga tarung berikutnya saat beradu kualitas disesi Vitagrow. “ Semoga saja Cakra Khan dapat terus stabil prestasinya untuk mewarnai ajang kompetisi cendet lovers selanjutnya,” ucap Brian yang berdomisili di wilayah Papandayan-Semarang ini.

Nanda n friends maksimalkan perform B 90 team
Anak Lanang milik Agus Sukorejo jatuh bulu tetap fight sabet posisi III

Sadewo menjadi salah satu bintangnya dikelas lovebird lewat aksinya yang mampu memukau ribuan pasang mata penonton dengan gaya exotisnya saat memuntahkan tembakan panjang bervolume keras andalannya. Setelah berada ditangan Galuh-Semarang 33 hasil take over dengan harga fantastis sekitar 3 pekan lalu, performa Sadewo semakin menggila durasinya, bahkan semakin panjang juga ngedur saat tarung di arena, tak pelak di event ini Sadewo selalu masuk di tahta kejuaraan pada 7 kali pertarungannya untuk 2 kali menjadi juara I, juara II, juara III, juara IV dan V. “ Alhamdulillah, Sadewo bisa selalu diandalkan. Semoga pekan depan di Piala Pasundan II juga bisa tampil all out lagi untuk tampil lebih baik lagi,” ungkap Galuh.

Silaturahmi Garda Jepara

Detik-detik penghitungan point kejuaraan untuk menentukan peraih juara umum Single Fighter dan Bird Club begitu menegangkan disaksikan ribuan pasang mata dengan hasil akhir Sien Ronny yang kembali sukses mencuat ke puncak, demikian halnya dengan Andry B 90 bersama crew yang selalu solid mengusung duta Pakualam. (kiky)

Sadewo milik Galuh-Semarang 33 salah satu lovebird terbaik
Galuh-Semarang 33 andalkan perform Sadewo
Arya banggakan Anang-AA SF Batam
Andri-B 90 n crew