
Kudus (MediaBnR.Com) – Gelaran event bertajuk “Pesta Kenari dan Love Bird” yang bertempat di Museum Kretek Kudus pukul 13.00 WIB merupakan satu gagasan ide Kalifa SF yang diawasi langsung oleh H. Lila Kalifa sebagai pucuk pimpinan, Sabtu (10/9/2016). Lewat sistem penilaian baru ala Kalifa SF yang memakai sistem blok dan point untuk penilaian burung love bird, sedangkan untuk burung kenari dinilai dari durasi di balut irama lagu yang benar-benar merdu membuat gelaran event Pesta Kenari dan Love Bird menjadi surga bagi pecinta burung pemakan biji-bijian.
H. Lila Kalifa memfokuskan diri hanya menggelar event untuk 2 jenis burung tersebut. Terbukti, animo para rakan kicaumania terlihat antusias mengikuti gelaran event ini. Terlihat rekan kicaumania dari daerah Semarang, Pati, Jepara dan tuan rumah Kudus memenuhi gelaran event. H. Lila Kalifa memohon masukan dan kritik membangun dari rekan kicau semua agar gelaran event berikutnya bisa berjalan lebih sempurna lagi.

Jago-jago love bird dari masing-masing daerah saling berebut menunjukkan kualitas untuk meraih gelar sebagai yang terbaik. Cinta milik Ki Arik Horor BC Kudus, sangat lihai dalam memainkan tempo durasi yang terbilang istimewa. Bermain di tengah cuaca yang sangat panas, Cinta mampu mengeluarkan performa terbaiknya dengan raihan hattrick. Team Duta TLC Jepara yang diperkuat Biola, Raden Ayu, Egg Duck yang dimotori Mr. Akhris dan Mr. Rozaq, berhasil tampil konsisten di setiap sesi yang diikutinya dengan raihan podium juara dan tangga jawara.
Love bird sang jawara dipegang Mondy yang terlihat biasa-biasa saja di awal sesi tetapi ternyata mampu membalikkan keadaan dengan menggenggam juara di sesi Kelas D untuk mengamankan jalannya menggapai tampuk mahkota juara Love Bird Best Of The Best. KLI Kudus yang ikut menyemarakkan kelas love bird, harus mengakui ketangguhan para rivalnya. Mr. Hans FA tetap berbangga hati karena Orbit, sang gaco andalan, masih mampu bertengger di tangga prestasi.
Perang bintang terjadi di kelas kenari. Saling jegal untuk memperebutkan predikat sang jawara berlangsung sengit. Papburi Kudus, PKP Pati, Fadhil BF dan AEG Canary saling berbagi tempat di singgasana tangga jawara. Papburi Kudus yang dimotori H. Somad datang dengan skuad handal yang dimilikinya. Soluna, Gending Jowo dan Phonix bekerja ektra keras untuk meraih prestasi di tengah gempuran sang rival. PKP Pati mengandalkan Ranger untuk bermain di Kelas Kenari Kalitan. Fadhil BF yang digawangi Mr. Ridwan berhasil menusuk berkat kemahiran Adipati yang sukses merebut predikat sang jawara di Kelas Kenari Besar A. AEG Canary menjadi yang terbaik di kelas kenari. Kinerja 2 AH yang sangat konstan berkat kepiawaian Mr. TTK dan Teguh yang hanya memainkan 2 AH di satu sesi untuk menyimpan tenaga agar kinerja 2 AH tetap bugar berbuah manis dengan raihan predikat sebagai sang jawara dengan meraih titel juara Kenari Best Of The Best. (BENNY/BenK2)
BACA JUGA: Daftar Juara Pesta Kenari dan Love Bird Kalifa SF (10/9/2016)
GALERI:









