
Semarang (MediaBnR.Com) – Gelaran bertajuk “Perang Bintang” yang diselenggarakan oleh Kicau Mania Cepoko (KMC) pada hari ini (15/5) di kawasan desa Cepoko Gunung Pati, Semarang, nampak meriah meski saat bersamaan ada 4 gelaran di satu kota yang bersamaan, namun di gelaran Cepoko benar-benar dibanjiri oleh kicaumania semakin terasa keakraban sesama kicaumania digawe Bopo Faiz ini.
“Saya ucapkan syukur Alhamdulillah gelaran kresai saya masih dipercaya oleh seluruh kicaumania, terbukti hari ini banyak gelaran yang bersamaan ditempat saya masih tetap meledak pesertanya. Saya salut dengan para peserta dari awal hingga akhir non teriak dpt terealisasi dan semua berjalan lancer tanpa protes,” ungkap Bopo Faiz kepada BnR usai sesi terakhir tertancapkan beberapa bendera nominasi.
DBK Fortune secara kompak hadir meramaikan ajang ini dengan buktikan Dewi Sintha polesan Puguh dengan dikawal oleh Manohara didikan baru Rudi sang punggawa dari team DBK Fortune. “Seharusnya point yang kita peroleh sudah melebihi dari lainnya, saying ada peraturan 1 nama dalam perbutan single fighter yang kurang kita pahami sebelumnya. Tapi bagi kita tidak masalah kita tetap kita ikuti rule yang di berlakukan oleh panitia,” papar Rudi DBK Fortune yang tetap semangat bersama team tercintanya.
Hal yang sama dialami juga oleh KM 5758 BC yang harus tergeser meski point yang diperoleh meraih juara umum BC sama dengan PCMI Plat H, namun akhirnya harus besar hati menerima kenyataannya. Dengan di pandu oleh Mr. T-Wenx sukses tunjukkan Cebret, DJ Viona, KAnjeng Mami, dan K-Min koleksi love bird handalnya. Juga hadir dikelas yang sama Ari K dari KLI H 92 SF yang beberapa bulan mengutak – atik Cobrot Andalannya karena ngambek ga nampil dilapangan, digelaran ini Cobrot berhasil kuasai kelas sejati. “Saya bersyukur sudah berbulan-bulan Cobrot tidak mau tampil lagi, akhirnya dengan cara koloni dengan love bird muda-muda Cobrot kembali fighter seperti semula,” ucap Ari dengan wajah berbinar.
Mr. Santos dari Kalingga SF hadir digelaran ini dengan warna lain, biasanya identik dengan burung cendet kini terlihat lain dengan mengusung Barcelona yang sukses menyabet posisi pertama dikelas muraibatu VIP. Juga hadir Gonteng Barat (GB) SF dengan cuatkan Paku Bumi milik Lare Alit yang merupakan pendatang baru di dunia ekor panjang yakni murai batu dan Orlando dikelas Cendet milik Kris Galengsong yang kedepannya diharapkan akan semakin solid memperkuat team GB SF.
Pandanaran SF berhasil menunjukkan eksistensinya dikelas cendet dengan diwakili oleh Rully Arliand dengan turunkan gaco barunya God Bless berhasil melonjak dari kelas VIP hanya masuk 3 besar di session berikutnya puluhan lawannya berhasil dikuasinya sehingga mendapat predikat juara 1 kelas bintang. Selain itu Pandanaran SF juga moncer dikelas kacer A dikelas kacer bintang cuatkan Narada milik Erwin dari Pandanaran SF cabang Salatiga.
Juara Umum Bird Club jatuh ditangan PCMI Plat H yang dimotori oleh Cimot dengan gaco handalnya Kejora sukses diperingkat 2,1 dan mengawal milik X-San dengan gaconya Boy diperingkat 1,3 bergantian dengan Kejora.sedangkan juara Single Fighter (SF) berhasil diperoleh secara mutlak oleh duta Triple – X dengan mematuhi dari aturan panitia struk tanpa ada coretan dan seluruhnya milik seorang dengan andalkan LB Juliacha, Kacer Bad Boy, Cendet Hirosima, dan kenari Giant Killer dimana diatasnya kelas kenari berhasil dipimpin oleh Lare grogol Jr milik Ahmad SKC BC dengan menang nyeri. (LamBanK)
BACA JUGA: Daftar Juara Perang Bintang KMC Gunungpati (15/5/2016)












