
Kartasuro (MediaBnR.Com) – Lomba legendaris Danjen Kopassus Cup yang sudah 7 tahun tidak digelar akibat isu flu burung akhirnya tuntas terlaksana pada hari Minggu (26/4/2015) di Grup 2 Kandang Menjangan, Kartasuro, Jawa Tengah. Even yang mengambil tema “Peduli dan Lestarikan Lingkungan” ini dibuka langsung Dan Grup 2 Kandang Menjangan Kolonel Inf Richard Tampubolon yang juga selaku ketua umum lomba dengan pelepasan 63 ekor burung sebagai simbol HUT ke-63 Kopassus.
Tidak hanya dihadiri para pemain-pemain kawakan di Blok Tengah seperti Andi Donk, Teguh Wahyudi, Diko dan Gandang Bogem, even yang digawangi Bang Banu dan Om Mahendra dkk ini juga dihadiri para pemain luar kota seperti Cahyo Matrik, Tatuk Graha, Ferry Kurnia BF, Yogi Naga Hitam Jakarta dan Deko Samarinda.

Kehadiran para pemain kawakan ini tak pelak menghadirkan pertarungan sengit di atas gantangan. Gaco-gaco terbaik pun tampil habis-habisan untuk menjadi yang terbaik. Tidak terkecuali dengan Adipati milik Deko Samarinda yang memang kesohor dengan gaya tarungnya yang nagen namum penuh dengan seabrek lagu mewah yang dibawakan dengan volume tembus. Turun dalam kawalan sang pemilik, Adipati yang 12 April lalu sukses raih double winner di Bojonegoro langsung tancap gas dengan menyapu bersih juara kelas kacer bersaing dengan Yaris milik Pak Gino Jogja yang akhir-akhir ini semakin membaik penampilannya pasca mabung.


“Sebelum ke BnR Award nanti, pekan depan Adipati terbang ke Kalimantan ikut lomba Tri Pratama Balikpapan dan 10 Mei nanti kembali ke Pulau Jawa untuk ikut even Surabaya Cup. Pokoke, selagi burung kondisi, kita selalu siap silaturahmi ke teman-teman kicaumania yang punya gawe,” ungkap Om Deko yang selalu tampil bersahaja bersama kru Adipati SF.
Pada kelas lovebird yang dibuka 8 sesi, nama Rita Ora milik M Adrian Sukoharjo dan Opium milik Ferry Young Kurnia BF berhasil raih kemenangan ganda. Rita Ora yang pekan sebelumnya raih juara 1 di even bulanan Pertamak’s Team Kartosuro kali ini raih juara 1 dari kelas Lovebird Danyon A dan B. Adapun Opium yang pekan sebelumnya juara di Ibukota pada even Piala Brother SF raih juara 1 di kelas Lovebird Dangrup B dan kelas Lovebird Danki C.

Luwes BC yang digawangi Benny LWS dan kini sudah eksis sekitar 3 tahunan di jagat perburungan nasional kembali memberi bukti sebagai gudangnya jawara lovebird. DJ Krisna milik Nanang Kris dan Supernova milik Eko LMS menjadi andalan Luwes BC dalam meraih kemenangan dari even yang dulu dikenal salah satu lomba kolosal di tanah air.
Tidak ketinggalan nama Putra Madun SF Boyolali pun kembali tercatat sebagai pemilik lovebird berbahaya. Sabrina yang beberapa waktu lalu juara di Sukoharjo dan Kartosuro kembali unjuk gigi dengan meraih juara 1 dari kelas Lovebird Dangrup A. “Sabrina siap menuju Bupati Cup Boyolali, 10 Mei mendatang,” ucap Putra Madun mantap.

Eko Lion dari Sri Bintang SF berhasil mengawal Hello Kitty 3 yang sedang belum kondisi stabil di tangga juara. “Selanjutnya ke Boyolali dan Road to BnR Award Jogja,” cetusnya. Om Teguh Wahyudi yang di bulan Maret lalu sukses biking awe Soeharto Cup 2015 raih posisi runner up di kelas utama, kelas Lovebird Danjen lewat penampilan Anak Mas yang bersaing ketat dengan Matso, langganan juara di pentas nasional milik Hadi CNI.

Berbeda dengan situasi di kelas lovebird, Om Teguh berhasil raih posisi puncak di kelas Kenari Danyon berkat penampilan ciamik Lembah Manah. “Persiapan sebelum ke BnR Award,” ujar Riyanto, orang kepercayaannya. Adapun juara kelas Kenari Kalitan diperoleh oleh Mahkota milik Yogi Naga Hitam yang datang bersama keluarga besar Naga Hitam BC, khususnya yang ada di Blok Tengah. “Ya, silaturahmi dan sekaligus kopdar dengan keluarga besar Naga Hitam BC yang ada di Blok Tengah.”
Nama Rossi tampil sebagai kampium utama di kelas Muray Batu Danyon berbagi dengan Super Bedjo yang naik tahta di kelas Muray Batu Dangrup dan Nogosostro, juara di kelas Muray Batu Danjen. Adapun Slank milik Fitri BKS yang dikawal Om Diko tampil menawan dan berhasil raih posisi puncak di kelas Cendet Dangrup. Selain sukses raih juara di kelas Cendet, Om Diko juga berhasil mengawal amunisi Fitri BKS raih juara 1 di kelas Pleci dengan jagoan bernama Putra Mandala.


Kambing Hitam yang digawangi Sapta TKKM akhirnya kembali membuktikan diri sebagai team yang solid dengan seabrek amunisi handal berhasil raih juara umum BC bersanding bersama Fitri BKS yang juga kembali membuktikan sebagai juara SF sejati di jagat perburungan tanah air. “Terima kasih atas partisipasi kicaumania dalam gelaran Danjen Kopassus ini. Mohon maaf jika masih ada kesalahan selama gelaran berlangsung. Selamat bagi para pemenang dan sampai jumpa pada even Kopassus berikutnya,” ungkap Mr Samurai dari meja penyiaran mewakili panitia seraya mempersilahkan para petinggi di jajaran Dan Grup 2 Kandang Menjangan menyerahkan trophy juara SF dan BC. (Team.Jtyk)


