Don Corleone, Zamo, Misteri & Jet Lee Tampil Mewah

Anis merah gantangan penuh

BnR Garut Road To Presiden Cup V Tembus 1000

Anis merah gantangan penuh

Denny sebagai ketua BnR Garut, patut diacungi jempol dalam pelaksanaan lomba Road to Presiden Cup V, minggu 1 Juli 2018 di Lapangan Copong Garut . Kerinduan akan lomba BnR di Garut betul-betul bisa dllihat dari animo kicaumania yang hadir. Tak hanya Garut yang tumplek kelapangan, akan tetapi dari Bandung, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Sumedang, Kuningan, Majalengka juga menurunkan beberapa jagoan terbaiknya. Tak kurang dari kurang lebih 1000 tiket yang terjual darta juga luar biasa cukup banyak yang hadir kelas-kelas yang difavoritkan seperti murai batu, anis merah, love bird gantangan penuh ditambah kenari, jalak suren, konin serta pentet peserta yang hadir cukup luar biasa.

Ekspresi dari H. Denny ketua BnR Garut, saat memimpin jalannya lomba Road to Pres Cup V di Garut. Sukses meraup tiket lebih dari 1000 yang terjual

Salah satu faktor yang menjadikan lomba begitu digandrungi peserta, sang ketua Denny betul-betul bisa merangkul peserta, baik di kels-kelas burung yang difavoritkan maupun di jenis burung-burung yang sedikit pesertanya. Terlihat di kelas konin dan jalak suren gantangan cukup banyak dan hadiah keluar, ditambah lagi bonus di setiap kelas menjadi salah satu daya tarik lain untuk lebih memanjakan peserta.

Tampil mewah dan raih terbaik di kelas murai batu Presiden, Zamo jagoan Susanto (2 dari iri) dari BBTC Bandung siap turun di Presiden Cup V di Jakarta

Sedangkan jalannya lomba berlangsung ketat dan menarik untuk dilihat, cuaca cukup cerah sangat mendukung kinerja burung dilapangan. Terlihat banyak burung-burung yang tampil meyakinkan dilapangan, bahkan beberapa diantaranya tampil cukup istimewa.

Susanto (paling kiri) buktikan Zamo salah satu murai batu andalannya rebut juara ke-1 di kelas Presiden

Murai batu menjadi kelas yang cukup banyak menyita perhatian gantangan penuh dan banyak burung yang tampil bagus dilapangan. Kelas pembuka murai batu Presiden menjadi kelas yang paling memanas melihat tampilan burung dilapangan. Penampilan Zamo milik Susanto dari BBTC Bandung  saat berada digantangan 15 menjadi bintangnya dilapangan. Durasi kerjanya cukup menonjol, Lagu yang dibawakan cukup bervariasi, speed  rapat,rajin dilapangan dan tampil stabil dari awal sampai akhir. Tak pelak juripun memberikan koncer mutlak dari tampilan Zamo yang cukup istimewa dilapangan.

Don Corleone salah satu jagoan Ade Yehezkiel dari KKLB Bandung, tampil istimewa dan menjadi terbaik di kelas paling bergengsi Murai Batu Garut Bersatu rebut juara ke-1

Kelas paling bergengsi Murai Batu Garut Bersatu kali ini giliran Don Carleone milim Ade Yehezkiel dari KKLB Bandung, juga tampil mewah dilapangan Saat berada digantangan 16 terlihat tonjolan Don Carleone sulit dibendung lawan-lawannya dan kembali menjadi yang terbaik di kelas murai batu paling bergengsi. Penampilan tak kalah mewahnya diperlhatkan Misteri jagoan IIK Moskov dari KMK JB Kuningan yang merebut juara ke-1 di murai batu 36 gantangan dan kedua di kelas Murai batu bergemgsi Garut Bersatu.

Tendy (tengah) dari Wanaraja, buktikan Jet Lee jagoannya di anis merah bintangnya dilomba, dengan cetak double winner alias 2 kali kesatu
Aksi Misteri murai batu milik H. IIk dari KMK JB Kuningan yang merebut juara ke-1 di MB 36 gantangan & juara ke-2 di kelas paling bergengsi murai batu Garut Bersatu

Persaingan memanas lainnya terjadi di anis merah, terlihat Garut menajdi salah satu arometer anis merah handal nasional. Beberapa nama pemain  top tumplek di arena lapangan Copong Garut dan semakin memanas persaingan di burung yang memilik 1001 adat ini.  Tendy dari Wanaraja Garut dengan Jet Lee anis merah andalannya, tampil meyakinkan dilomba. Aksi menawan dari Jet Lee mampu meredam ambisi jawara-jawara anis merah yang tumplek dilapangan dan gantangan penuh semua. Jet Lee berhasil mencetak ouble winner alias 2 kali rebut juara kesatu, penampilan Jet Lee layak menjadi bintangnya dilomba.

Panitia bersama juri JBI sukses dilomba tembus 1000

Sama halnya di love bird, persaingan  berlangsung ketat dan menarik dan penentuan juarapun cukup alot dan poin yag diraih berjarak cukup tipis. Peserta dari Bandung banyak yang mendominasi perebutan dikelas love bird seperti Pancasona mili Erik/Ahmad dari Koploba VIP Team yang mencetak double winner. Dilanjutkan Gek Gek jagoanRobby  Angga  juga raih nyeri 2 kali kesatu. Sedangkan dari kubu tuan rumah  Ton Ton milik Aris dari Guntur juga mencetak double winner di kelas  love bird Balibu. (yudi)

Baca Juga : Daftar Juara Road To Presiden Cup V – Garut (1/7/2018)