LOMBA 6789 2020-SUNGKAI KALSEL

Mediabnr – Setelah sukses pada gelaran perdana pada tahun 2019, kembali Single Fighter yakni 6789 SF dari Rantau Kab. Tapin menggelar lomba kicauan bertajuk “ 6789 2020 “ sekaligus Dalam Rangka memeriahkan Hari Jadi Tapin Ke-55 untuk menciptakan Tapin Unggul Dan Produktif menuju New Normal dalam protokol kesehatan ketat.

Berlokasi di Arena permanen Gunung Hidayah (GH) Minggu (20/12) Jalan A. Yani Km. 75 kota Sungkai Kalsel, dimana lomba sendiri dikawal kru juri IJK (Independent Juri Kalimantan) berjalan lancar, aman dan sukses dengan tergelar 37 kelas serta menuai kurang lebih 1.200 tiket terjual dalam cuaca mendung juga kadang panas serta berakhir pukul 21.00 Wita. “ Kami dari team Juri IJK mohon maaf bila ada salah dan khilafnya,” ucap Rusnadi dan Supian mewakili rekan juri IJK.

Ketua Panitia sekaligus motor 6789 SF yakni H. Haris mengucapkan terimakasih kepada seluruh kicaumania atas partisipasinya baik dari Kalteng, Kaltim juga Kalsel. “ Selamat kepada juara serta yang belum meraih hasil maksimal tak perlu berkecil hati untuk terus menjalin silaturahmi antar sesama penghobby kicauan agar terjalin lebih erat, tanpa kalian 6789 bukan siapa-siapa, salam hormat dan santun dari kami keluarga besar 6789 dari Rantau Kalsel,” ungkap H. Haris juga Samsu.

Lomba terlihat dibeberapa kelas yang diperlombakan full gantangan, bahkan ada yang tidak kebagian tiket terutama dikelas Murai Borneo yang selalu menghadirkan persaingan sengit dan alot, juga kelas lainnya yakni Love Bird, Cucak Hijau, Kenari serta kelas yang lagi naik daun burung Konin. Terjadi pertarungan seru antar 3 propinsi yakni Kalsel, Kaltim juga Kalteng. “ Melihat jalannya lomba sangat ketat persaingannya karena jawara-jawara papan atas turun full,” ungkap H. Amri dari Uncuy SF juga H. Padli pemilik arena gantangan Gunung Hidayah.

Ada 2 nama yang menjadi kampiun Bird Club untuk posisi juara Umum dan Runner Up Team, masing-masing ada ADWB BC Kalsel dengan ketua Angga Casillas memiliki 1.395 point sebagai juara Umum selanjutnya nama TBM BC Banjarbaru Kalsel dikomando Azis bercokol di posisi Runner Up Bird Club dengan 1.275 point. Sementara Sabrina SF dari Kaltim berhasil membawa pulang piala juara perorangan dengan point 2.745 sedangkan CKM SF milik Mr. Dwi Sampit Kalteng tampil diposisi Runner Up Single Fighter dengan 810 point.


Murai Borneo dari Sampit Kalteng yakni Raja Langit milik H. Udin dinobatkan sebagai Murai Borneo terbaik dengan catatan double winner atau 2 kali pemenang pertama, bertarung sangat ketat dengan MB Zorro punya dari ADWB BC yang meraih juara 1,2 dan 3. “ Alhamdulilla MB Raja Langit mau kerja maksimal, walaupun menempuh perjalanan darat 9 jam,” ucap H. Udin ditemani Rijal Banjarbaru. Cucak Hijau terbaik ada nama Semar milik Pranata dari Satria Muda BC, sedangkan 3R lewat Kacer Pelle juga dinobatkan sebagai terbaik. Ada 2 nama yakni Play Boy milik Nadira dari ADWB BC serta Wor-Wor besutan Sabrina SF finish sebagai Konin terbaik bersama.
Nama ZR SF Banjarmasin Kalsel juga berhasil membawa pulang status penghargaan burung terbaik, ada nama Asoy dikelas Pleci serta Iron Man dikelas LB Dewasa Kelipatan 800. Dari tuan Rumah tepatnya Desa Tungkap juga unjuk gigi dengan mengantarkan nama Luna andalan Hendry sebagai LB Balibu Kelipatan 1300 terbaik. “ Kelas Love Bird Balibu selalu ramai oleh kicaumania baik lawas maupun pemula,” imbuh Hendry dari Tungkap.


Datang dari jauh Kaltim, Sabrina SF yang dikenal akan nama Roti Sabrina tidak sia-sia silaturami ke Kalsel, pada Lomba 6789 2020 yang merupakan event bergengsi penutup akhir tahun 2020. Ada 3 nama merebut predikat terbaik yang diraih, yaitu kelas Kenari lewat nama Samudra, Konin dengan nama Cash Back serta ada Candi Putri dikelas LB Dewasa Loss Point. “ Terimakasih kepada rekan-rekan di Kalsel yakni H. Tapai, Don Subi, H. Cahaya, H. Jay Pusoko, Andi YB, Om Cun dan lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu,” tutur Bidan Kiki istri tercinta dari Yudi pemilik LB Dewasa Konslet Waja. Sambutan hangat dan baik serta support penuh kalian akan selalu dikenang serta terus menjalin erat tali silaturahmi kita bersama, ungkap Yudi Waja Sabrina SF dan tak lupa ucapan terimakasih kepada Don Subi yang menyambut langsung kedatangan kita.
Eddy Wang.













