
Mediabnr – Hari ini Minggu (22/12) merupakan gelaran ke-2 tajuk lomba Hitam Putih Cup yang terselenggara di Taman Balekambang-Solo kawalan panitia komando Mr. Supri Asha BF menggunakan tim juri Joglosemar Independent, wadah legal yang telah diresmikan langsung oleh Wakil Walikota Solo 21 Desember 2019 kemarin.
Mengulang sukses gelaran tahun lalu yang terlaksana di kota Wonogiri, laga kedua kembali dipadati peserta yang selalu memenuhi gantangan. Tak hanya di kesepuluh kelas kacer saja tapi nyaris disemua kelas yang ikut meramaikan gelaran juga full peserta, seperti murai batu, cucak hijau, lovebird, anis merah, dst.
Hal ini tak lepas dari hasil kerja keras panitia dan tentunya kolaborasi solid serta support seluruh komunitas kicaumania. Terlebih kehadiran putra RI 1 Ir. Joko Widodo yakni Mas Gibran Rakabuming Raka serta owner PT. Havindo-Om Hanson juga turun langsung ke lokasi untuk memberikan dukungan.
“ Sesuai tajuk event ini tentunya untuk menggeliatkan kembali semangat temen-temen kacer mania Nusantara, sekaligus launching peresmian Joglosemar Independent dimana telah terpilih Mr. Supri Asha BF selaku Ketua Umum sebagai wadah resmi tim juri yang kedepan siap mewarnai blantika perburungan, semoga bisa diterima baik dan mendapat dukungan dari kicaumania semua. Kemudian untuk agenda selanjutnya kita jumpa lagi di Taman Balekambang pada tanggal 23 Februari 2020 dalam gelaran bertajuk Solo Kota Budaya yang tentunya tetap dijalur hadiah tanpa potongan semua kelas dan doorprice sepeda motor, mohon doa, partisipasi, dan dukungannya,” papar Om Nanang Putra Katong selaku Ketua Pelaksana.
Di event khusus yang diikuti sederet nama besar kacer papan atas ini Ankara membuktikan jati dirinya sebagai salah satu burung terbaik yang nyaris sukses mendominasi kompetisi. H. Wawan punggawa IOS Team Kaliwungu-Kendal sang empunya ditemani seluruh crew merayakan kemenangan Ankara yang nyaris mencetak hattrick.
“ Alhamdulillah, ditengah sengitnya persaingan kacer-kacer nasional yang juga turun di laga ini, kualitas serta kestabilan prestasi Ankara kembali diakui. Main tiga sesi nyaris tampil sebagai yang terbaik, melepas satu sesi utama A karena tidak kebagian tiket. Stamina serta performa stabilnya tak lepas dari hasil konsumsi rutin voer Twister Gold yang kita coba terapkan sejak awal Ankara beres mabung dulu, ya sudah sekitar 3 bulanan lah. Dari situ kinerjanya semakin hari semakin dahsyat, ngedur bongkar isian, volumenya pecah, dan hebatnya bisa tampil stabil meskipun main lebih dari 3 sesi,” jelas H. Wawan yang sudah seringkali menghantarkan Ankara naik podium diberbagai event akbar ini.
Demikian juga dengan cucak hijau milik Om Rudy Jago Karanganyar, New Raja Getar yang nyaris mencetak double winner. Sukses diputaran pertama untuk finish runner up, aksi jamtrok bongkar isian dengan durasi kerja stabil andalannya kembali membawa namanya ke podium teratas sesi utama Hitam Putih. “ Orbitan baru sih sebenarnya karena belum lama juga kita orbitkan. Kalau di laber dan latpres namanya sudah sering lolos uji naik podium, sementara di lomba juga sudah lumayan seperti di Kapolres Sragen juara 1 dan 3, Delara Cup juara 2, Pakualam juara 4, dan di Jogja juara 3. Pelapis Raja Getar yang sedang mabung, yah bisa menemani anis merah Speed Mantion sama duet kenari Jendral dan Mix-Max untuk melawat lomba selanjutnya,” ujar Mr. Nico sang mekanik.
Perebutan tahta juara dikelas kenari juga tak kalah seru, dan kali ini beberapa nama gacoan saling jegal untuk menjadi yang terbaik. Diantaranya adalah gaco stabil juara besutan Mr. Hanung BDS SF Purwodadi yaitu Pangeran yang sukses mematahkan perlawanan rival-rival tangguh lain disesi Roll Speed untuk mutlak dinobatkan sebagai yang terbaik. Durasi kerja aktif dengan buka tutup lagu rapat disupport panjang lagu andalannya tak terbendung. Ini merupakan pembuktiannya tidak hanya mampu merajai wilayah Pantura tapi juga diakui kualitasnya di Solo Raya, bahkan lintas EO berbagai penyelenggara.
Sama halnya dengan GR debutan Mr. Adam-Sewu Siji yang sukses mengibarkan duta Valentine lewat tampilan konsistennya di lapangan. Mengulang kemenangan di event-event akbar sebelumnya seperti di Malioboro Vaganza lalu, siang ini performa istimewanya kembali diakui untuk dua kali menempati podium runner up yakni disesi kenari Roll Speed dan Maksimum dan menjadi yang terbaik di puncak posisi sesi Roll Tembak. Penawaran tinggi pun mengalir baik dilaga sebelumnya mapun di laga ini namun sepertinya sang empunya belum rela melepas.
Kelas cendet pun memanas dimana banyak sekali diikuti jago-jago handal lintas Blok, dan kali ini dua koleksi amunisi Nugroho-Sendiko SF sukses membuktikan kualitasnya sebagai jawara sejati. Duet gaco tersebut adalah Boomerang yang merupakan squad inti single fighter asal kota Semarang ini, namanya kembali dinobatkan sebagai yang terbaik disesi Roll Speed disusul debutan anyar yang siap mengguncang persaingan yaitu Sensor merangsek keperingkat 7 sesi Maximum.
Pangeran duduk manis diatas singgasana jawara kelas Anis Merah, Gaco Mr. Andi LA LINDU AJI BC tampil menawan dengan gaya teler ngecun diatas gantangan. Performa menawan berhasil ditampilkan Pangeran yang dikawal langsung Mr. Karjo ini. Bukan tanpa sebab Pangeran bisa on fire diatas gantangan, dari kualitas tidak bisa dianggap remeh. Dengan bermaterikan tonjolan yang sangat bervariasi selalu sukses meraih prestasi.
Anis Merah Peter gaco Gus Ali MTC selalu mengundang decak kagum, disetiap kesempatan berlomba gaco dari Gus Aly ini selalu bersinar dikelas Anis Merah. Tidak pandang bulu, Peter selalu kerja maksimal setiap kali ditunkan bermain. Luput disesi pertama,Peter berhasil membalikkan keadaan disesi kedua kelas Anis Merah Roll Speed dengan kinerja yang aduhai.
Kualitas sederet amunisi yang diusung Mr. Randy sukses menghantarkan pemilik murai batu The King yang fenomenal ini ke puncak tahta juara umum Single Fighter. Pundi-pundi kemenangan terkumpul pesat hingga pada akhir penghitungan total point namanya berada diposisi teratas untuk cukup jauh menyisihkan kesekian kandidat lain yang juga mengincar predikat bergengsi ini. “ Tiba-tiba aja sebenarnya tanpa persiapan maupun target juara umum. Sudah jalan hampir setangah lomba tadi kok point yang terkumpul sudah lumayan lewat beberapa gacoan yang moncer, yah baru kemudian terbesit kenapa tidak naik aja sekalian. Terimakasih semua crew dan tentunya seluruh kicaumania yang sudah mensupport,” ungkapnya seusai menjawab pertanyaan media perihal kabar murai batu The King yang ternyata saat ini sudah masuk penangkaran dikediamannya.
Menyusul dipodium juara umum Bird Club terlahir nama Bangsat 001 asal kota Nganjuk yang juga terlihat begitu solid mengondisikan gacoan untuk mampu tampil juara dikelasnya masing-masing. Hal ini tentunya cukup merepotkan rival lain yang pada akhirnya harus mengakui kekuatan tim dengan kepanjangan arti Bajingan Taubat pengincar juara 1 ini.
“ Terimakasih seluruh kacer mania dan tentunya seluruh kicaumania Nusantara yang telah mensupport gelaran hari ini, kami selaku panitia dan seluruh pihak yang terkait dalam gelaran lomba ini memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kekurangan maupun kesalahan, sampai jumpa di laga selanjutnya,” tutup Mbah Chengon selaku Ketua Panitia dipenghujung acara. *team


















