Event Srikandi Cup BnR Koblen Surabaya

Mediabnr – Event Srikandi Cup yang digelar untuk pertama kalinya di Surabaya oleh BnR menarik banyak peminat. Terhitung kurang lebih 1100 peserta mendaftarkan burung jagoannya untuk turut meramaikan gelaran pada Ahad, 2 April 2017 ini. Bagaimana tidak jika idenya sangat unik, kursi juri utama seluruhnya diisi oleh wanita Tak seperti tokoh Srikandi dalam cerita pewayangan yang menyembunyikan identitasnya sebagai wanita, juri-juri dalam kompetisi kali ini justru membanggakan gendernya. Dan itu yang menjadi fokus utama di gelaran kali ini.

Kelas love bird masih mendominasi acara seru hari itu. Sembilan kelas yang dibuka untuk burung paruh bengkok ini terdiri dari 8 kelas biasa dari A hingga H dengan setiap kelasnya disediakan 60 tiket yang semula rencananya 36,namun akibat dorongan dari peserta yang ingin ikut serta dalam gelaran kali ini dan panitiapun tidak bisa berbuat apa apa kecuali meng iyakannya.

Untuk kelas burung berkicau,amunisi milik W2 Dinoyo raih doble winner bersama amunisinya Armany Jr dikelas murai batu ring dan kelas regular B,tak hanya dikelas murai batu,W2 juga membawa Jan’Ok yang juga menyabet dua podium utama dikelas Kacer serta cendet Strong yang juga raih doble Runer Up,dikelas paruh bengkok kustono masih mendominasi gelaran kali ini dengan meraih lima podium utama,namun sayang dikelas BOB kustono tak mampu menandingi perlawanan Madrid amunisi dari Mr Ming Strom Sf Surabaya setelah beberapa kali meraih podium utama yang sebelumnya mengacak acak di event Arema Cup minggu lalu.

Gelaran Srikandi Cup juga membuka dua kelas Kolibri ninja yang serta dua kelas burung indah kenari,Joko amunisi milik Mr Agus Af Asika Canary merobek satu kelas utama dan Guardian masuk diurutan enam,dari kelas kenari juga terlihat kolaborasi Goyang Family dengan sangkomandan Mr Yuda dan Trio Sf yang dinahkodai ole Mr bayu bersama amunisinya Dewa Goyang,Raja Goyang ,dikelas lovebird D tampak ada sedikit yang menakjubkan Melody amunisi milik H Bambang Bintang Bf adu durasi dengan Kustono,diujung detik sang pengadil lapangan menancapkan bendera merah telak di nomer gantangan 14 milik Melody.


Saat dikonfirmasi kepanitia tentang gelaran Srikandi Cup Mr Opick mengatakan bahwa gelaran yang ada di Koblen merupakan tahap pembelajaran bagi crew panitia semua dan ketika ada kekurangan maupun kelebihannya kami selaku Crew memohon maaf atas segalanya namun bagi kami akan terus belajar dan menerima masukan dari luar demi kebaikan dan kelancaran pada stiap event maupun latihan mingguan di Gantangan Koblen.*team
Baca Juga : Daftar Juara Srikandi Cup – Surabaya (2/4/2017)





