
Kendal (MediaBnR.Com) – Gelaran perdana Kuda Tangkar (Kumpulan Pemuda Tanggap Karya) (3/04) berhasil menyedot animo kicaumania hingga semua session hamper full gantangan, bertempat di Balai Desa karangdowo Weleri Kendal terlihat kicaumania dari luar kota berbaur diajang ini. “Ini merupakan salah satu kegiatan Karang Taruna kita yang baru dilantik akhir bulan Januari 2016, tujuannya supaya generasi muda di karangDowo ini biar terarah ke hal-hal yang positif dengan menggelar lomba yang sudah di selenggarakan dan diantaranya even lomba burung ini memacu kreatif generasi muda dalam memanfaatkan segala hal dengan hasil yang terbaik,”papar Fredy Wibowo sebagai ketua Karang Taruna Kuda Tangkar.
Kelas love bird masih menjadi momok saat ini, selain pesertanya selalu full gantangan juga juri harus jeli memantau tiap love bird yang nembak dengan penuh konsen. Kelas utama (Karang Taruna) berhasil dikuasai oleh jazz milik Hendry Red dengan membawa bendera Slamet Motor. Dibawahnya ada Taliya di posisi ke tiga besar dan Novita di posisi ke -5 dikelas yang sama polesan darmadi Feat Onie dibawah naungan Ketela Afrika. Dikelas selanjutnya yakni Lhekrec tak sia-sia hadir dari Parakan berhasil sikat jawara teratas dengan cuatkan Dewi Sakti milik ARV Sony , dibawahnya ada Lembu SF milik Yayang lontarkan Setan Angpau berhasil menang nyeri. Juga hadir dari Gelandangan Elit BC Semarang sebagai wujud partisipasinya, Sukorejo Manuk Banter berhasil memimpin dikelas love bird Karang Anyar andalkan Romlan polesan Topan.
Gildas cucak hijau polesan Ajib asal Ngebum SF bertaji dikelas Lhekrec dengan gaya full ngentrok serta lagu tembakan seperti love bird dan tengkek sering dikeluarkan sehingga Nampak menonjol dibanding lainnya, dikelas kenari berhasil kuasai jawara runner up dan tiga turunkan Poldoski dan Krisna membuat kebanggaan pemiliknya Toyenk – Zita Alam Jaya melihat lawan-lawannya bukan burung biasa. JBL SF yang biasa hadir dengan andalannya dikelas murai batu kini cuatkan kacer dengan andalkan Sarju dan berhasil menempati posisi teratas dan Runner up. Nirbaya hanya dimainkan sekali langsung menempati posisi terunggul debutan Tjondro Harpindo Magelang. “Nirbaya murai batu msh sangat muda karena baru lepas trotol sekali ini jadi saya belum berani memforsirnya, tadi dilapangan terlihat menonjol sendiri saat mengeluarkan senjatanya yakni gereja tarus yang diulang-ulang hingga lebih 3 kali, selain itu andalannya ada love bird dan masih banyak lainnya. Karena Nirbaya termasuk burung cerdas dengan di master 3 jam saja pasti langsung dapat ditirukannya,” ungkap Mr. Tjokro Harpindo hadir dari Magelang.
Ijonk datang dari kota Batik mampu buktikan Wisanggeni dikelas pentet Limbangan dengan posisi runner up, masih dikelas cendet Royal Team andalkan Distroyer milik Marissa GBK yang berhasil melesat keposisi pertama dimana sebelumnya hanya masuk peringkat 7. “Kita akan gelar even kembali di GBK mohon dukungan dan partisipasinya rekan kicaumania seluruhnya, untuk info lebih lanjut simak terus di grup kita di facebook,”ucap marissa kepada BnR. Ari Saraseyan PKL-SB hanya main 1 session saja karena juga ada undangan di gelaran khusus pleci mania di Kendal, dengan tampilkan Saras berhasil menempati posisi 3 besar. (LamBanK)
BACA JUGA: Daftar Juara Kuda Tangkar Karangdowo (3/4/2016)
Galer:

















