
Jakarta (MediaBnR.Com) – Yayasan BnR sejak berdiri sampai sekarang ini selalu mengutamakan lomba yang nyaman dan bersih. Program kandang memang sudah ada dalam AD/ART Yayasan BnR sejak awal. Permasalahan dalam lomba burung selain juri peserta selalu berbicara Kandang.
Yayasan BnR memang berbeda dalam menerpakan Kandang lomba yaitu kandang seragam bukan wajib kandang karena memang Kandang BnR setiap jenis sama dengan warna yang sama pula. Karena dengan kandang seragam mempunyai arti yang sangat dalam. Kandang seragam melambangkan semua peserta sama kedudukannya di lomba – lomba BnR. Karena tidak ada perbedaan sama sekali antara kandang satu dengan kandang yang lainya. Kandang seragam BnR berlaku bilamana:
- Lomba Presiden Cup
- Lomba BnR Award
- Lomba yang hadiahnya minimal Rp 10.000.000,00
Keputusan ini tertuang dalam AD/ART Yayasan BnR dan memang sudah dilaksankan oleh Yayasan BnR. Yayasan BnR membangun lomba yang benar – benar berkualitas lomba yang memang bisa menjadikan tolak ukur bagi dunia perburungan ini.
Untuk menjadi perhatian para pecinta burung dan seluruh kicaumania bahwa Yayasan BnR itu:
- Selalu mengutamakan dunia Penangkaran sesuai motto BnR Tidak ada penangkaran tidak ada lomba
- Menciptakan Inovasi dalam dunia burung termasuk inovasi lomba
- Selalu memberikan produk yang terbaik secara Kualitas dan bukan kuantitas
Di sini letak perbedaan Yayasan BnR dengan organisasi lain yang telah dan atau baru muncul di dunia perburungan ini. Program BnR tertata rapi dalam satu tahun dengan adanya Rakernas Yayasan BnR. Jadi langkah kaki BnR bukan hanya seketika atau timbul dalam benak kemudian dijalankan. Kalau istilah orang Jawa ujug – ujug (sekonyong – konyong) muncul seperti lomba.
Lomba BnR sudah terprogram jauh – jauh hari dan selalu disebarkan informasi jauh sebelum lomba itu dilaksanakan. Kalaupun pada saatnya ada yang lomba yang ujug – ujug muncul tidak akan mempengaruhi lomba BnR sama sekali. Karena BnR sudah mempunyai komunitas tersendiri yang namanya BnR Community.
BnR Community disini adalah sekumpulan kicaumania pecinta BnR dan pecinta lomba lomba BnR. Perjalanan panjang Yayasan BnR yang sudah banyak makan asam garamnya dalam dunia burung membuat Yayasan BnR solid.
“Kenapa harus dijadikan masalah kalau lomba BnR tiba – tiba ada lomba kagetan muncul. Kita disini sudah ada jadwal yang tertata rapi seperti di Jabodetabek hanya aku izinkan 1 bulan 1 lomba besar saja. Karena kita memberikan kesempatan untuk organisasi lain untuk mengadakan lomba. Lomba BnR di Jabodetabek 1 bulan 1kali tapi kami membina tempat latberan kami yang ada di Jabodetabek,” kata Bang Boy.

“Sekarang Yayasan BnR membina 26 tempat latberan di Jabodetabek saja belum di luar Jabodetabek. Khusus untuk tempat binaan Latberan BnR di Jabodetabek kalau BnR mengadakan lomba besar 1 bulan sekali. Semua tempat Latberan BnR yang buka hari Minggu mereka dengan kesadaran sendiri tutup. Bersama – sama menuju lokasi lomba utama BnR pada hari Minggu tersebut. Inilah yang diciptakan BnR kebersamaan dengan rasa kesadaran yang tinggi,” lanjut Bang Boy.
Memang berbeda sekali dengan yang lain kalau kita lihat dari Yayasan BnR ini. Semua diajak belajar untuk suatu kebersamaan dan sosok orang nomer satu di BnR memang sosok panutan bagi semua kicuamania. Dia paham akan kemauan para kicuamania dan lebih penting lagi beliau sangat paham akan burung – burung. (rieka)


