Lomba Burung Kicau Wates Bersatu Cup I – BnR Kediri

Mediabnr – Melanjutkan kesuksesan empat tahun silam. Komunitas penggemar burung berkicau Wates, Kediri yang tergabung di dalam tim dengan nama Wates Bersatu. Kembali mengulang kesuksesan yang sama. Di gelaran dengan tajuk Kicau Wates Bersatu Cup I, Minggu (5/8/2018). Tak kurang dari 1278 peserta tumpah ruah di lapangan Tawang, Wates, Kediri.

Seperti gelaran terdahulu, even yang mampu mendatangkan kicau mania dari beberapa kota di Jawa Timur. Seperti Surabaya, Malang bahkan hingga Solo. Merupakan agenda rutin komunitas Wates Bersatu dalam rangkaian memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Hanya saja kali ini yang membuat berbeda adalah pengadil lapangan pada gelaran tersebut.
Di tahun ini, panitia mempercayakan penjurian kepada yayasan BnR. Dalam hal ini, BnR Kediri yang dikomandoi Sakti 521 mendapat kepercayaan penuh untuk mengawal jalannya penilaian lomba yang sedianya akan menjadi agenda rutin tahunan komunitas penggemar burung berkicau Wates Bersatu.
“Profesional dan berkualitas, menjadi salah satu pertimbangan kami sebagai panitia untuk bekerja sama dengan BnR pada gelaran ini,” kata Imam selaku ketua panitia.
Setali tiga uang, ketika dikonfirmasi pewarta BnR di lokasi. Sakti 521 mengatakan hal senada. “Dua bulan sebelum gelaran, panitia mengajukan diri kepada BnR Kediri agar menjadi bagian penjurian. Kami sangat berterima kasih, karena mandapatkan mandat dari pihak Wates Bersatu,” katanya.
Dengan kepercayaan yang diberikan panitia, alhasil tim gabungan JBI yang berasal dari Jatim, Jabar dan Madura. Sukses mengawal 32 kelas hingga berakhir sekitar pukul 20.00 WIB.

Berbicara di lapangan, beberapa peserta merayakan selebrasi usai besutannya menuai prestasi. Seperti love bird Avatar gaco H. Ulum, Mr. Kunam Malang. Tampil trengginas di semua kelas yang diikuti. Burung yang kali pertama turun dieven dengan penjurian BnR. Mampu memimpin kejuaraan. Podium pertama dikelas Love Bird A dan B Kemerdekaan, Love Bird Fertil E.S dan Steril Bird mampu disapu bersih. Tak pelak predikat quattrik disandang burung yang mampu bersanding dengan Betet dan Mantili.

Torehan kali ini merupakan lanjutan sang gaco yang ingin menjajaki gelaran lintas even organiser. Bila tak ada aral, even PBI, R.I dan Panji 14 akan disambangi burung yang menjadi ikon baru Mr. Kunam. “Target utama kita pastinya Piala Raja,” ujar H. Ulum.

Tak hanya dikelas paruh bengkok. Jenis burung kecil, yaitu kenari. Sang jawara pun angkat trophy. Salah satunya Deni D&A – PRS. Menurunkan kenari Doctrin. Sang besutannya berhasil bertengger dikelas Kenari Bebas Standard.
Uniknya, gaco pemuda yang bekerja disalah satu perusahaan makanan dan minuman ringan tersebut. Menuturkan, Doctrin performanya akan tampil maksimal hanya diskala even gede. “Ya semoga bisa bertandang ke Presiden Cup,” ujarnya.


Selain kemasan bertabur bonus, diantaranya beberapa ekor kambing yang diundi saat gelaran berlangsung. Even ini berhasil mendapat dukungan dari berbagai pihak sponsor. Bukan tanpa alasan even Wates Bersatu Cup selalu menuai sukses. Kerja tim dan rawuh keluar daerah Wates dengan mendatangi gelaran sesama kicau mania. Menjadi modal awal kesuksesan lomba ini. Begitu pula di dalam tim. Jiwa kerjasam antara satu anggota kepada anggota lain yang kini jumlahnya telah mencapai 30 personil. Telah ditanamkan sejak mereka tergabung dalam komunitas Wates Bersatu.


Hal ini terbukti pada gelaran pekan kemarin. Kendati cuaca pada saat itu terbilang ekstrim. Yaitu dengan kedingingan yang mampu membuat tubuh menggigil. Namun hingga gelaran berakhir, peserta tetap setia mengikuti sesi demi sesi. Tiba saatnya penentuan burung terbaik. Berdasar kategori yang telah ditetapkan panitia yaitu perolehan juara satu terbanyak. Beberapa nominasi ditetapkan sebagai peraih juara burung terbaik versi Kicau Wates Bersatu Cup I. Diantaranya Avatar milik H. Ulum, Mr. Kunam menjadi yang terbaik jenis burung Love Bird. Sedangkan Pamungkas gaco Arta Kewek jadi yang terbaik di Murai Batu.
Jadi Tanda Perpisahan Sang Komandan BnR Kediri

Ada sedikit perbedaan pada rangkaian gelaran BnR Kediri yang telah terselenggara. Pada gelaran Kicau Wates Bersatu Cup I pekan kemarin. Menjadi tanda perpisahan sang macan kumbang BnR Kediri. Siapa macan kumbang itu? Adalah Sakti 521 sang komandan BnR Kediri yang hingga saat ini dipercaya mengemban amanah sebagai ketua.
Kepergian Sakti 521 bukanlah untuk meninggalkan yayasan perburungan yang telah membesarkan namanya di kancah kicau mania Kediri khususnya. Beliau meninggalkan BnR Kediri karena memenuhi panggilan negara sebagai seorang militer, dalam hal ini adalah pasukan Yonis Mekanis 521/DY TNI AD.
Selama setahun Sakti 521 akan menjalankan tugas sebagai anggota TNI untuk menjaga kedaulatan NKRI di perbatasan Papua. “Gelaran Kicau Wates Bersatu Cup I ini menjadi kesan tersendiri bagi saya. Selain gelaran yang berjalan lancar, sukses hingga akhir. Ini juga menjadi gelaran terakhir sekaligus tanda perpisahan saya sebelum bertugas bersama anggota Satgas Yonif Mekanis 521/DY T.A 2018-2019 diperpatasan R.I-PNG,” ujarnya.

Selanjutnya, segala kepengurusan BnR Kediri selama Sakti 521 bertugas diperbatasan. Kepercayaan sepenuhnya akan diemban Tri 521 yang juga rekan se-korps. “Seperti pada kedinasan, begitu juga pada organisasi perburungan. Amanah yang telah dipercayakan kepada saya, akan saya laksanakan dan jalankan semaksimal mungkin. Waktu, tenaga dan pikiran akan saya curahkan sepenuhnya,” ujar Tri ditemui di lokasi lomba. Begitu tongkat estafet dipegang, kini Tri 521 dipercaya menangani gelaran Walikota Cup Kediri akhir September mendatang. (stf)
Baca Juga : Daftar Juara Kicau Wates Bersatu Cup – Kediri (5/8/2018)


