PERANG BINTANG HPBI PASGAR BANDUNG
KENTHIR Jawara Partai Utama. TEJA ARUM, LEONARD, HUNTER, BALAKOSA Tampil Menawan

Mediabnr – Lomba bergengsi dalam rangka menyambut HUT RI ke-75, mempertemukan para jagoan Murai Batu Jawa Barat di gelaran Perang Bintang garapan HPBI di Pasar Segar, Bandung, Minggu (16/08), menghadirkan pertarungan ketat dan sarat gengsi. Duet pelaksana Keke dan Ryan JT, berhasil meramu jalannya lomba begitu bermakna, sekaligus terobosan baru di kancah kicauan kota kembang.


Pada lomba kali ini, kelas utama dimenangkan, Kenthir, jagoan terbaru Harry Nugroho dari Cakra 461 SF. Kenthir, sang jawara yang pernah malang melintang di blok tengah, mampu tunjukan pesonanya di kelas bergengsi. Pasca tampil menghebohkan di gelaran Ronggolawe, kembali aksi hebat dipertontonnya di ajang Perang Bintang. Kemenangan, Kenthir, di momen bergengsi tersebut, telah mengukir namanya sebagai salah satu yang terbaik diantara yang terbaik.


Dani dari Dan’s BF Lembang berhasil mengukir namanya dengan tinta emas lewat dua murai batu gacoannya, Teja Arum, juara 1 kelas Murai Batu Capilano B dan Patih, juara 2 kelas Murai Batu Pro. Dua murai batu olahan H. Dani berhasil curi perhatian. Meski bertarung dengan murai papan atas, Teja Arum dan Patih, mampu tunjukan aksi mewahnya. Kedepannya dua gaco H. Dani tersebut akan berbicara banyak, mengingat materi yang dimilikinya terbilang komplet.


Hunter, murai batu andalan H. Miming Family SF rebut kemenangan jawara 1 di kelas Pasgar. Tampil di gantangan nomor 31, Hunter, tunjukan kualitas terbaiknya. Siang itu, Hunter, berhasil curi perhatian murai mania yang menyaksikan laganya. Fortuner, murai gacoannya Abuy Dago, juga tampil gemilang. Meski bercokol di posisi 3, kinerja dan durasinya sangatlah apik dan menawan. Broken, murai besutan Uqi Lucky Was SF laganya begitu menggoda. Sodok posisi jawara di kelas Capilano A, menunjukannya sebagai jawara lintas EO. Pekan sebelumnya, Broken, cetak kemenangan di gelaran BnR Tresnaco.


Di kelas murai batu ekor hitam, Leonard, gacoannya H. Dian Eot yang diarsiteki A. Tia tampil lewat performa menawan. Sesi perdana pun direbut dengan apiknya. Di sesi dua, Leonard, sodok posisi runner up. Tangan dingin A. Tia berhasil menstabilkan kinerja, Leonard, dalam setiap event selalu menuai prestasi. Selain itu pentet besutan A. Tia/Sanding bernama, Bomber, sodok posisi runner up berkat aksi hebatnya. BBTC yang dikomandani H. Subarli memasukan armadanya duduki deretan klasemen juara. Balakosa, Babiat Huta, Iky, Seruling Hitam, Matahari dan Bayonet 328. Yang bersinar terang aksi, Balakosa, gebetan Mutholib rebut juara 1 & 2. Eksistensi BBTC begitu berwarna dengan penuh rasa persaudaraan.(Ricky)




