
Cengkareng (MediaBnR.Com) – Kahadiran Murai Batu Ketu di lomba ekslusive Rusun BCI Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (5/7/2015) lalu, mampu menghebohkan peserta. Ketu yang di turunkan dua kali sanggup mencetak kemenangan nyeri. Begitu juga dengan Kenari Centil, yang juga sukses menyabet juara satu hingga tiga kali berturut – turut. Sementara Lovebird Kusumo masih tak terkalahkan dengan kemenangan juara satu empat kali.
Kehadiran para peserta yang membawa gaco-gaco terbaiknya saat berlaga di Rusun BCI tepatnya di Belakang Mall Taman Palem, Jakarta Barat, menjadi momok tersendiri bagi para pesertanya, khususnya di kelas Murai Batu, Kenari terlebih kelas Lovebird. Pasalnya di ketiga kelas ini, ada beberapa jawara kondang yang kerap tampil mendominasi di pelbagai lomba.
Sebut saja Ketu, gaco Nanda Wintaco SF yang diturunkan di kelas Murai Batu. Ketu yang kerap menjuarai lomba-lomba Nasional ini, terpantau turun dua sesi. Dari dua sesi yang diikuti, Ketu sukses memboyong juara pertamanya termasuk di kelas utama. “ Prestasi ini sekaligus sebagai pembuktian bahwa Ketu mampu turun lebih dari satu sesi,” terang Ivan sang mekanik handalnya. Sementara di kelas yang sama, Leopard milik Teguh Walet SF menempel ketat di runner up.
Selain Murai Batu, kelas kenari juga menjadi momok tersendiri bagi para kenari mania. Pasalnya di kelas ini di dominasi burung-burung kualitas lomba. Termasuk Centil milik Teguh Walet SF. Centil yang baru paska mabung selama 2 bulan kembali turun laga. Meski kondisinya baru paska mabung, Centil langsung menghebohkan arena BCI, lantaran tiga kali diturunkan langsung mencetak hattrick. Sedangkan Cucak hijau Astra Jingga sukses menyabet runner up dua kali.
Begitu juga dengan kehadiran Lovebird yang dibandrol 2 milyar, yaitu Kusumo juga turut hadir di tengah-tengah lovebird mania. Dan lagi-lagi Kusumo memboyong habis juara pertamanya hingga empat kali. Pada laga ini nyaris tidak ada yang mampu menyamai prestasi Kusumo, namun beberapa diantara jawara yang hadir mampu mengimbanginya.
Diantaranya Dewa Mabuk milik Aris Aa Aa BC yang dua kali menyabet runner up. Dewa Mabuk yang tergolong burung muda lantaran usianya masih sekitar 8 bulanan sudah mampu mengimbangi penampilan Kusumo, meski belum mampu menyamainya. Sementara Brownies milik Syahrul RMR BC mampu membayangi hingga menyabet runner up. Begitu juga dengan Sakuntala milik Agus MOU, juga mampu menyabet runner up.
CBC Indonesia Borong Hadiah
Dominasi juara juga terpantau di kelas Ciblek. Mustika dan JB (Jagat Bumi) milik CBC Indonesia tampil memukau dan mampu emndominasi permainan. Alhasil dari dua laga yang dibuka, keduanya sama-sama menyabet juara pertama di kelas berbeda. Menurut kabar yang beredar, Mustika dan JB akan kembali di persiapkan menuju lomba Royal Cup 2015,” terang salah satu crew CBC.
Didetik-detik berakhirnya acara, panitia dengan sigap membagikan takjil dan nasi kotak kepada para peserta yang sudah menanti waktu buka puasa bersama. “ Kami atas nama panitia mengucapkan selamat berbuka puasa, kami tunggu kehadirannya di lomba berikutnya,” tutur Yamin Salim selaku pembina Rusun BCI. (Ikrom/Ajiduro)
Para Jawara:











