Media BnR – (14/06) – Tangerang, Banten, Perhelatan Kontes Ayam Nasional PPAKN (Perkumpulan Penghobi Ayam Kontes Nusantara) yang diselenggarakan di ICE BSD City berlangsung dengan sangat meriah dan sukses. Event tahunan yang menjadi ajang bergengsi bagi para penghobi ayam kontes dari seluruh Indonesia ini berhasil menarik perhatian ribuan pengunjung dan peserta dari berbagai daerah, termasuk peserta yang datang dari luar pulau.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya tamu istimewa dari Thailand, Mr. Manop, yang dikenal luas sebagai salah satu tokoh penting dalam dunia ayam kontes internasional. Kehadiran beliau menjadi daya tarik tersendiri dan memberikan semangat bagi para peserta untuk menampilkan ayam-ayam terbaik mereka.

Ketua PPAKN sekaligus Owner Manguni Farm, Bapak Jendri Nender, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang akan terus dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah silaturahmi, edukasi, dan kompetisi sehat bagi para penghobi ayam kontes di Indonesia.
“Kontes Nasional PPAKN merupakan agenda tetap tahunan yang bertujuan untuk mempererat persaudaraan antar penghobi ayam kontes, meningkatkan kualitas ternak, serta memberikan ruang bagi para peternak dan penghobi untuk menunjukkan hasil terbaik mereka,” ujar Jendri Nender.
Sementara itu, Koh Radox selaku Ketua Pelaksana menunjukkan antusiasme yang luar biasa sepanjang jalannya acara. Beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah hadir dari berbagai daerah untuk memeriahkan kontes nasional ini.

Kesuksesan acara juga tidak terlepas dari kerja keras seluruh panitia, termasuk Bapak Adi Santoso selaku Humas PPAKN yang aktif menjalin komunikasi dan publikasi kegiatan kepada masyarakat luas. Dukungan administrasi dan koordinasi juga berjalan baik berkat peran Bapak Adi Pragolo sebagai Sekretaris PPAKN.
Dalam proses penjurian, Mr. Arnold Silalahi selaku Koordinator Juri PPAKN memimpin tim juri profesional yang memberikan penilaian secara objektif, transparan, dan berdasarkan standar kompetisi yang telah ditetapkan. Seluruh juri bekerja secara maksimal untuk memastikan setiap peserta mendapatkan penilaian yang adil dan berkualitas.

Para peserta mengaku sangat puas dengan pelaksanaan acara yang tertib, profesional, dan penuh suasana kekeluargaan. Kehadiran peserta dari berbagai provinsi menunjukkan bahwa dunia ayam kontes di Indonesia terus berkembang dan memiliki komunitas yang solid.

Lebih dari sekadar kompetisi, PPAKN berharap kegiatan seperti ini dapat terus diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia sehingga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya para peternak dan penghobi ayam kontes.
PPAKN juga terus mengedukasi masyarakat bahwa kontes ayam merupakan kegiatan hobi, pelestarian, edukasi, dan pengembangan kualitas ternak, bukan untuk dijadikan ajang perjudian. Melalui kegiatan yang terorganisir dan profesional, komunitas ayam kontes ingin menunjukkan bahwa hobi ini memiliki nilai ekonomi, sosial, serta budaya yang positif.
Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, Kontes Nasional PPAKN 2026 di ICE BSD menjadi bukti bahwa komunitas penghobi ayam kontes Indonesia semakin maju, modern, dan mampu menyelenggarakan event berskala nasional yang membanggakan. (Rizky)
“Salam Sportivitas, Salam Penghobi Ayam Kontes Nusantara.

