FESTIVAL JAWARA KICAU KLATEN

Festival Jawara Kicau hasil kerjasama BnR Klaten yang digawangi Anton Arsi 88 dan Asli Motor Klaten pada hari Minggu (20/11) di Alun-alun Klaten berjalan lancar dan sukses. Ribuan peserta dari berbagai blok membanjiri Alun-alun Kota Klaten yang notabenenya adalah jantung Kota Klaten. Selain kedatangan ribuan kicaumania dari berbagai daerah, even ini juga semakin semarak dengan kehadiran masyarakat sekitar Kota Klaten yang antusias menyaksikan jalannya lomba burung berkicau yang berhadiah sekitar 50an motor Honda.


Kehadiran BnR 1 (Bang Boy) bersama team BnR Pusat seperti H. Mansyur, Kadir Hasibuan, Guntur Mabung dan lain-lain juga semakin menambah kondusif dan suksesnya lomba ini. “Alhamdulilah, lomba akhirnya berjalan lancar dan sukses. Selamat bagi para pemenang. Mohon maaf bila masih ada kesalahan dan sampai jumpa di gelaran berikutnya,” ungkap Anton Arsi 88 selaku tuan rumah disela-sela penyerahan trophy juara umum kepada Sien Ronny SF Surabaya dan B 16 Team.


Sien Ronny Surabaya yang dikordinir H. Rizal Surabaya sukses raih juara umum SF berkat penampilan ciamik para jagoannya yaitu anis merah Blue Saphire, cendet Explosure, kacer Raja Langit, kenari KompasTV, murai batu Maha Dewa dan lain-lain. Adapun B 16 Team sukses raih juara BC lewat penampilan beberapa jagoannya di kelas kenari.

Cucak Hijau Temon milik Putri Ayu tampil memukau hingga Ia pun berhak atas hadiah 1 unit sepeda motor Revo. Jawara di kelas murai batu utama ( CBR ) berhasil direbut New Samber Nyowo (NSN) milik Om Agung Polda, kemenangan tersebut di raihnya secara heroic lantaran Ia harus bertarung dengan burung – burung mapan yang datang dari seluruh penjuru Nusantara. “Siap turun lagi di Danyon Cup Boyolali (27/11) dan Piala Tembakau Temanggung (4/12),” ujar Agung Polda. Rangga milik Agus Barus yang dikawal Doni Jogja dan Andi ABS JKT pasca rontok bulu berhasil membayangi NSN dengan meraih posisi runner up dan berhasil membawa 1 unit sepeda motor.

Love Bird legendaris “ Kusumo “ milik H Sigit WMP tampil superior dengan merebut juara 1 di kelas utama ( CBR ) dan juara 2 di kelas regular, meskipun di kepung love bird – love bird mapan yang turun di event tersebut namun aksinya waktu itu benar – benar menegaskan jika masanya belum usai. “Kebetulan hari ini tidak ada kegiatan hingga akhirnya saya secara pribadi menyempatkan diri dan datang ke lapangan untuk sekedar bersilaturahmi dan temu kangen dengan sahabat sesama penghobi, dan Alhamdulillah, Kusumo masih bisa membanggakan,” cetus H. Sigit WMP.
Selain aksi Kusumo, jagoan baru di kelas love bird dari Klaten bernama Allyn berhasil unjuk gigi. Burung andalan Welly Klaten ini tampil edan dengan durasi kerja di atas rata-rata dan ngekek super panjang yang bikin team penilai untuk menancapkan bendera koncer A ke gantangannya. Demikian juga dengan Angkasa milik H. Mansur Muntilan, tampil istimewa dengan ngekek kasar dan panjang-panjang hingga raih juara 1 di kelas Love Bird Supra GTR.

KKLB Bandung yang digawangi Ade Sulistio kembali menegaskan diri sebagai pengorbit love bird jawara setelah berhasil mengantarkan beberapa jagoannya bertengger di tangga juara seperti Elena, Issy, Tiwi, Bohay, Elois dan lainnya. Rizki RWP Bandung berhasil borong juara di kelas neraka, di kelas kenari, kelas paling sengit persainganya karena bertarung di kandang macannya kenari yaitu Kota Klaten yang kini mendapat predikat sebagai Kota Penangkaran.

Putra Herman dan rekan-rekannya dari Jogja berhasil mengantarkan YS Pokemon dan kenari Mahkota curi perhatian di kelas kenari. Selain sukses dengan jagoan kenarinya, Putra Herman juga sukses mendapat 1 unit doorprise sepeda motor. Mbah Topang juga sukses curi perhatian di kelas kenari. Saleho milik Topan Boyolali juara 1 di kelas Cucak Hijau Sonic. “Jangan lupa, minggu besok di Boyolali ada Danyon Cup,” undang Joko Bonita yang tampil kompak mengawal jagoan-jagoan kicaumania Boyolali.

Kehadiran Ozone Jambi yang dikomandoi Aan Lie kembali menurunkan amunisinya Raja Bintang Selatan (RBS) dan Sajam yang dikawal oleh Agus Arizon, Tole-teli dan Opie prikitiw. RBS meraih 3,4 dan amunisi anyar milik Aan Lie Sajam juga mampu bersaing bersama jawara handal lainnya.

Arema Bersatu yang digawangi H. Wie Bie Malang (NZR) sukses mengibarkan duta Walikota Cup Malang dengan mengantarkanTebas juara di kelas cendet, Master C di kelas cucak hijau, Recoba di kelas murai batu, Artomoro di kelas kenari, Rossi di kelas anis merah dan lainnya. “Silaturahmi dan galang dukungan untuk 18 Desember nanti. Ada 4 doorprice motor, khusus anis kembang diundi 1 motor tanpa biaya administrasi,” terang H. Wie Bie seraya mengundang kehadiran kicaumania Nusantara di gelaran tersebut.


Arun Jambi bersama rekan-rekannya dari Jogja sukses mengawal Maha Dewa milik Sien Ronny tampil trengginas di kelas murai batu. Didik Paidin dari Koplak Team raih sukses besar setelah mengantarkan Bedhor raih juara 1 di kelas Love Bird B Sonic. Chaster milik RFS raih posisi runner up di kelas Murai Batu Ring Sonic. Prio AK 47 SF Bandung bersama Rudy NRS Solo sukses menggalang dukungan untuk Parahyangan Team yang akan bikin lomba besar tahun depan. [Team]
Baca Juga : Daftar Juara Festival Jawara Kicau Lapangan-A dan Daftar Juara Festival Jawara Kicau Lapangan-B

















