Jambi Team BC & Akasha SF Terbaik

Gebrakan BnR Lubuklinggau dibawah komando Delvi Arema yang menahkodai jalannya lomba burung berkicau Road to Presiden Cup IV Lubuklinggau di kota Lubuklinggau (28/02) sukses luar biasa. Pelaksanaan lomba kali ini memang sangat spesial sekali, pasalnya bertepatan dengan pelaksanaan Diklat Juri BnR Angkatan XV selama 3 hari dan di hari H tes uji coba dipinggir lapangan.

Terlebih penting baik dari petinggi BnR Pusat lengkap seperti Bang Boy dan jajaran lainnya seperti ketua Ariza K. Putra dan Kang Pian, serta pengawas Pusat seperti H. Dodot dan H. Engkus. Selain itu dari pihak tuan rumah Walikota Lubuklinggau, Dandim Lubuklinggau serta jajaran teras tinggi lainnya di kota Lubuklinggau berkumpul untuk mendukung memeriahkan jalannya lomba.
Pelaksanaan lomba pun terbilang cukup luar biasa, peserta membludak hampir dis emua kelas favorit seperti murai batu, kacer, bahkan kels kenari dan kapas tembak mengalami peningkatan yang cukup luar biasa. Total tiket yang terjual dilapangan 1073 dari 21 kelas yang dimainkan. Sebuah pencapaian yang cukup luar dalam gebrakan di awal tahun 2016, even yang diadakan BnR cabang Lubuklinggau sangat sukses sekali. Terlebih Lubuklinggau tempat strategis jantung lintas Sumatera dari semua arah. Peserta dari Sumatera Barat, ria, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan bahkan dari Lampung bertarung ketat mempertaruhkan nama .
Pertarungan berlangsung seru hampir di semua kelas, burung-burung papan atas Sumatera turun memperebutkan yang terbaik. Kelas Murai batu menjadi panggung mlik Madu Bala jagoan Edi Curup untuk membuktikan sebagai bintangnya lomba di murai batu. Turun 2 kali, Madu Bala rebut double winner di kelas bergengsi Presiden serta Dandim. Satu kelas lainnya di kelas murai batu Walikota diraih Supersonic andalan Repal dari Sarolangun Jambi.

Pertarungan lebih keras lagi berlangsung di kacer, hampir jagoan yang turun memiliki reputasi masing-masing cukup mentereng. Kelas bergengsi kacer Presiden, Black Jack jagoan Rudi Big dari Jambi, tampil trengginas. Sangat mewah, variasi lagu dan irama panjang , menghentak-hentak, speed rapat, volume tebal, kasar dan Kristal menjadikan Black Jack sulit dibendng dikelas paling bergengsi. Giliran Santana bintang di kelas Walikota dengan membungkam lawan-lawan terberatnya. Di 2 kelas lain yang diikutinya, Santana merebut 2 kali juara kedua. Penampilan menojol lainnya diperlihatkan Solo Berick milkik Idris Akasah SF ugumulyo di kelas Kacer Dandim merebut kesatu. Sedangkan 2 kelas tersisa diambil Sheet Shoot jagoann Iyek Jarai menang nyeri di 2 kelas.

Kelas Kenari aksi Goyang Dumang milik Hendy dari Jambi Team yang turun di 3 kelas yang dimainkan tampil istimewa. Goyang Dumang sulit ditandingi lawan-lawannya , lagu panjang dan nada tinggi rendah serta akhir lagu tidak putus dan monoton serta enak untuk didengar. Goyang Dumang menang dengan mutlak dan sekaligus mencetak hatrick.
Pertarungan memperebutkan terbaik di single fighter dan bird club berjalan ketat dan alot poin-poin yang dikumpulkan. Akhirnya Akasah SF Tugumulyo berhak meraih terbaik di single fighter, sedangkan di bird club pertarungan ketat dimenangkan Jambi Team dengan kemenganan cukup tipis.
Setelah sukses di Road to BnR Presiden Cup IV Lubuklinggau, kembali kicaumania bersiap kembali bertarung memperebutkan yang terbaik di Road to Presiden Cup IV di Muara Enim 13 Maret dengan hadiah utama motor dan uang. (yudi)
Baca Juga : Daftar Juara Road To Presiden Cup IV – Lubuklinggau (28/2/2016)












