MELEDAK : Launching Gantangan SMF

Pemenang Kelas Murai Batu

 

Mediabnr.com, Pekanbaru. Lomba burung berkicau sangat populer di Indonesia dan menjadi salah satu kegiatan hobi yang digemari oleh banyak orang, serta semua kalangan. Selain sebagai ajang kompetisi, lomba ini juga menjadi sarana silaturahmi serta berbagi pengetahuan tentang perawatan dan pelatihan burung. Hampir tiap pekan, di kota-kota besar diselenggarakan lomba burung berkicau, baik skala lokal, regional ataupun tingkat Nasional. Euforia lomba burung berkicau di kota-kota besar mampu menjadi pemicu gairah kicaumania di daerah-daerah untuk melaksanakan kegiatan lomba burung berkicau.

Komunitas Kicaumania Sumber Makmur Flamboyan (SMF) yang berada di Jl. Flamboyan 5, Desa Indrapuri, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau pada hari minggu (4/5/2025) menggelar Launching Lapangan SMF. Tujuan awal dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan sarana buat rekan-rekan kicaumania, khususnya, diwilayah Flamboyan dan Sumber Makmur dalam menyalurkan hobi burung berkicau. “Saya pribadi dan teman-teman panitia ingin kicaumania  Sumber Makmur dan Flamboyan bergairah dan bangkit bermain burung lagi meskipun dengan kondisi gantangan sederhana dengan keterbatasan sarana gantangan untuk latihan, latberan maupun lomba.” ujar Aqsha selaku panitia.

Suasana Launching Gantangan SMF, Flamboyan 5 Desa Indrapuri, Kabupaten Kampar. Minggu (4/5/2025)

Ternyata Antusiasme Kicaumania di daerah tidak kalah dengan suasana kemeriahan lomba di kota-kota besar. Kegiatan yang awalnya ditujukan untuk kicaumania Flamboyan dan Sumber Makmur,  dihadiri juga oleh kicaumania dari Pekanbaru, Bangkinang, Kota bangun, Kandis serta daerah daerah seputar Sumber Makmur dan Flamboyan. “Saya pribadi  selaku panitia tidak menyangka akan serame itu, antusias pemain luar biasa, sampe ada beberapa pemain enggak kebagian tiket di kelas kacer dan murai batu” jelas Aqsha.

Penilaian terbuka juri-juri independen yang di komandoi oleh Ryan membuat jalannya acara lomba dari awal hingga akhir berlangsung lancar dan penuh kegembiraan. Secara keseluruhan, penilaian juri mendapat respon positif dari kicaumania yang hadir. Kalaupun ada kekecewaan dari kicaumania ataupun kekurangan dalam penjurian masih dalam batas toleransi. Semua dapat dijadikan koreksi untuk pelaksanaan acara dikemudian hari,

Pemenang Kelas Murai Batu
Pemenang Kelas Kacer

Pantauan di lapangan, lomba memang berlangsung meriah. Lingkungan desa yang biasanya sepi, mendadak riuh dalam suasana kemeriahan lomba. Masyarakat sekitar gantangan nampak heran sekaligus bahagia bisa menyaksikan lomba yang dihadiri oleh peserta dari luar desa mereka. Perasaan asing terhadap kicaumania yang parkir halaman penduduk sekitar gantangan hanya berlangsung sementara, saat lomba telah berlangsung, susana akrab langsung terjalin. Tidak sedikit penduduk yang antusias bertanya apa sih lomba burung itu, seperti apa menilainya, hadiahnya dapat apa dan pertanyaan-pertanyaan lain. Bahkan nampak beberapa warga mengambil gambar atau merekam burung yang sedang digantung disekitar rumah mereka.

Pemenang Doorprize

“Karna kurangnya persiapan, saya mewakili seluruh panitia mohon maaf buat teman-teman kicaumania seandainya ada yang merasakan ketidaknyamanan selama pelaksanaan lomba hari ini, ini semua di luar prediksi kami” pinta Aqsha.

Kondisi gantangan yang berada di halaman rumah warga membuat kicaumania terbatas ruang geraknya. Akibatnya saat penilaian berlangsung antara peserta dengan gantangan serasa tidak berjarak. “Setelah acara selesai Insyaallah akan kami evaluasi, sehingga saat akan membuat lomba lagi, semua akan kami persiapkan dengan matang” tutup Aqsha dengan penuh semangat.

Kegembiraan Kicaumania
Keseruan Kicaumania

Sukses  buat acara Launching Lapangan SMF, ditunggu event yang akan datang. (WP)