mediabnr.com – Pekanbaru. Bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda kawasan Jembatan Kembar, Kelurahan Silaing Bawah, Padang Panjang Barat, Padang Panjang, Kamis (27/11). Dua personel Pola Riau terseret dan diduga tertimbun material longsor dan lumpur.
Ipda Angga Mufajar bersama rekannya Brigpol Tri Irwansyah dengan seorang sopir berangkat dari Pekanbaru menuju Kota Padang dalam rangka melaksanakan tugas pemeriksaaan tersangka di Lapas Kota Padang.

Saat melintas melintasi batas Kota Padang Panjang menuju Kota Padang, ternyata akses menuju Kota Padang tertutup longsor.
Sambil menunggu dibukanya akses jalan, diputuskan berbalik arah untuk istirahat di Batas Kota Padang Panjang atau wilayah Jembatan Kembar sambil menunggu selesainya dibukanya akses jalan menuju Kota Padang.

Angkutan umum (travel) ataupun kendaraan pribadi dan sepeda motor tidak sedikit yang berada di sekitar batas kota, sebagian besar berada di kedai-kedai kopi dan warung makan serta mushola untuk istirahat, tanpa diduga terjadi longsong besar (galodo) yang menghanyutkan hampir seluruh bangunan yang ada.
Meskipun semua pihak sudah berusaha untuk mencari para korban yg terkena musibah Galodo di jembatan kembar Padang Panjang dengan segenap kemampuan, namun saudara kita asal Bangkinang yang bertugas di Polda Riau Ipda Angga Mufajar belum juga diketahui keberadaan dan kondisinya hingga saat ini.
Bahkan rekan beliau sesama dari Polda Riau berjumlah beberapa orang secara khusus juga turut terjun langsung kelapangan guna mencari keberadaan beliau.
Begitupun keluarga, rekan dan sahabat beliau yg begitu bnyak, juga mengharapkan beliau kembali dalam keadaan selamat, walaupun butuh keajaiban.

Komunitas pecinta otomotif, pecinta kicau mania, pecinta mancing mania jg turut mendoakan yg terbaik untuk beliau dan keluarga.

Khusus di komunitas kicaumania, Angga cukup luas dikenal sebagai pemilik kacer yang cukup fenomenal dan sarat prestasi, yaitu Kacer Seruling Mas.
Teman beliau Brigpol Tri Irwansyah sudah ditemukan, mobil yg ditumpangi beliau jg sudah ditemukan. Semoga dihari ke-7 ini ada kabar baik, sehingga ipda Angga Mufajar bisa diketahui keberadaan dan kondisinya. (WP)


