ANNIVERSARY LESEHAN JEMBATAN CINTA 5-BATULICIN KALSEL

Mediabnr – Untuk memperingati berdirinya Rumah Makan Lesehan Jembatan Cinta digelar lomba kicauan bertajuk “ Anniversary Lesehan Jembatan Cinta 5 (4/9) di kota Batulicin Kab. Tanah Bumbu Kalsel serta dikawal kru juri RI Kotabaru dikomando Aris Dkk.
Nama Lesehan Jembatan Cinta sendiri merupakan rumah makan sehat bagi masyarakat yang ingin mengajak keluarga tercinta juga rekan kerja maupun masyarakat luas karena tersedia menu andalan juga tempat luas dengan berbagai faktor pendukungnya. “ Pokoknya tidak mengecewakan juga berharap dalam rangka Anniversary Ke 5, kami bisa terus membuka diri untuk semakin maju dan terus berbenah agar
Lesehan Jembatan Cinta penuh sesak oleh ratusan kicaumania yang hadir baik dari Tanah Grogot Kaltim diwakili Jaya Baya juga kicaumania Kalsel sendiri. Jalannya lomba dipenghujung acara menempatkan nama Munthe BC keluar sebagai juara umum Bird Club dengan 1.675 point sedangkan Karmi SF berposisi juara Perorangan memiliki 775 point.
Penobatan Cucak Hijau terbaik dicatat nama Tyson milik Iyan dari Munthe BC dengan torehan prestasi juara 1,1,5 dan 6 bersaing ketat dengan Joko Kendil milik Novan. “ Alhamdulillah kembali Tyson bisa menyabet prestasi membanggakan yakni double winner plus terbaik,” ungkap Iyan Sumringah ditemani sohib Munthe.
Prestasi terbaik juga dicatat Kenari bernama Kerisna milik Suyatmin dengan prestasi juara 1,1 dan 3 juga bersaing ketat dengan Komang. Untuk Konin terbaik ada Fendi dengan andalannya Naga Sakti finish sebagai terbaik dengan prestasi juara 1 dan 1. Nama Kliwon burung andalan Doni sukses menjadi terbaik dikelas Love Bird Kelipatan 575.
Ada MB Dayax milik Mandor dari Amunisi SF Batulicin dinobatkan sebagai burung terbaik dikelas Murai Borneo yang notabene selalu full gantangan juga persaingan sengit. Penampilan stabil MB Dayax begitu terlihat di arena gantangan dimana prestasi juara dihasilkannya yakni juara 1,1,2 dan 3. “ Syukur kembali MB Dayax tampil terbaik dengan performa mewah,” jelas Mandor sang pemilik bersuka cita.
Hal unik terjadi, lomba kali ini juga dihadiri Sultan Borneo dimana pada kelas Cucak Hijau dan Murai Borneo session terakhir apabila ada burung yang nembak akan disawer langsung oleh Adam (Sultan Borneo). Koreng selaku ketua panitia mengucapkan terimakasih atas kehadiran rekan kicaumania semua baik dari Kalsel juga Kaltim, panitia, kru juri RI, tak lupa maaf bila ada kekurangannya.
Eddy Wang












