Mediabnr.com, Pekanbaru. Halal bi halal adalah tradisi yang umum dilakukan di Indonesia setelah hari raya Idul Fitri. Halal bi halal merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk saling memaafkan, meminta maaf, dan memperbaiki hubungan sosial setelah menjalani ibadah puasa dan hari raya. Tradisi ini juga sebagai simbol untuk memulai lembaran baru dengan hubungan yang lebih baik dan harmonis.
Untuk lebih mempererat silaturahmi kicaumania serta hubungan sosial dengan masyarakat sekitar lokasi gantangan, New Global Arena menyelenggarakan Latpres Burung Berkicau. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu (11/5/2025) di Gantangan New Global Arena, Desa Sungai Baung, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Meskipun kategori kegiatan lokal dan menggunakan juri-juri lokal Team New Global Arena, namun gantangan New Global Arena cukup dikenal dikalangan kicaumania dalam penerapan kedisipliinan serta ketertiban di setiap pelaksanaan latber, latpres maupun lomba. Kicaumania merasa nyaman dan dapat menikmati suasana lomba dengan tenang.
Yang juga menarik, mulai tahun ini diterapkan Wajib Sangkar Hitam. “Kita buka satu kelas wajib sangkar wajib hitam. Sangkar bebas merk apapun, namun warna harus hitam polos.” Ujar Om Samsul selaku ketua New Global Arena. “Tujuan utamanya sih bukan semata agar tercipta keseragaman, namun lebih ke edukasi juga. Saat penilain, mungkin kita pernah mendengar teriakan “Jangan Lihat sangkarnya Jur…!!!”. Mungkin masih ada Kicaumania yang beranggapan juri terkadang memandang sangkar-sangkar yang bagus dan mahal lebih diperhatikan burungnya. Nah, dengan adanya wajib sangkar hitam inilah semoga juri lebih fokus dalam menilai burung tanpa memandang sangkar.” lanjut Om Samsul.

Bagi rekan-rekan kicaumania yang merencanakan hadir di latpres halal bi halal New Global Arena, sebaiknya memperhitungkan jarak tempuh dan waktu perjalanan, karena semua tiket di jual dilapangan. Panitia tidak melayani pemesanan tiket.
Sistem Dan Peraturan New Global Arena :
1. Penjurian denga 4 ( empat ) juri & 2 ( dua ) korlap. Juri sistem blok tampa kordinasi.
2. Kejuaran di ambil 2 gret ke atas layak kuncir A dan B ( Kuncir A Nilai 100, Kuncir B Nilai 40)
3. Apabila kuncir sama akan di lakukan undi dadu (Tos)
4. Sistem ajuan terbuka
5. Juri yang tidak dapat ajuan tidak berhak meberi kuncir
6. Burung kena stik 1 masih layak kuncir B jika burung di atas rata-rata
7. Dilarang meyebutkan no gantangan atau berteriak, peringatan pertama 1 stik sama dengan mengurangi penilaian burung, 2 kali peringatan bendera DIIS
7. Bebas menggunakan ranjau
8. Semua kelas maksimal 36 gantangan
Sedangkan untuk pakem penilaian yang diterapkan di New Global Arena adalah irama lagu / materi, durasi kerja, volume, gaya.
“Semoga semua yang kami jalankan dapat diterima dan dapat membuat kicaumania lebih antusias dalam berlomba. Mohon kerjasama semua. Ditunggu kehadirannya di New Global Arena” tutup Om Samsul (WP)

