New Robocop, Jendral, Halilintar & Jali-Jali Terbaik

Edan. New Robocop tampil mewah gaet juara dikelas bergengsi.

Sukahaji SF dan Royal Sakura Juara Umum Piala IPDN Oriq Jaya

MediaBnR,- Kurang lebih 2000 kontestan hadir memeriahkan lomba Piala IPDN di lapangan IPDN, Jatinangor, Sumedang, Minggu (17/2). Lomba  garapan Oriq Jaya ini sukses hingga usai. Meskipun dibeberapa sesi ada beberapa kicaumania yang kurang puas dengan hasil penilaian juri. Namun panitia bisa menyelesaikan dengan mulus. Tepat pukul 22.00 WIB, lomba kelar hingga kelas terakhir. Royal Sakura BC dan Sukahaji Sf berhasil keluar sebagai pemegang juara umum.

“Alhamdulilah lomba sukses tergelar dengan aman. Ini berkat dukungan kicaumania semua. Tanpa kehadiran kicaumania gelaran ini tidak akan sukses. Terima kasih atas kedatangannya di gelaran Oriq. Mohon maaf kalau dalam pelayanan dan penilaian kurang memuaskan. Di lain waktu kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik,” jelas bos Oriq jaya, Kiki Oriq kepada media BnR usai lomba.

New Robocop. Anis merah milik Budi Sunara hadir dengan performa terbaiknya. Ia tampil mewah di kelas paling bergengsi. New Robocop (NR) memang tiada tanding siang itu. Performa apiknya ia tampilkan dihadapan puluhan rival cadas. Tanpa basa basi, goyangan semi doyong dengan kanan kiri buangan menekan dan ngotot membuat sang pengadil dilapangan memberikan koncer merah.

Inilah juara NR yang kesekian kalinya setelah kicaumania muda Bandung ini kembali turun gunung. Budi Sunara hadir ditengah persaingan ketat kelas anis merah. Kehadiaran Budi Sunara langsung menjadi pesaing yang sulit dibendung. Maklum saja jiwa muda didarahnya mengalir trah juara turunan sang bapak. “Mudah-mudahan saja dieven selanjutnya, NR tetap stabil dijalur juara,” ujar Budi Sunara bersama sang ibu.

Dikelas Pentet, Jendral milik Hendra Pius Sakura SF menghipnotis juru pengadil dilapangan. Turun dua sesi Pentet langganan juara ini naik podium 1 dan 3. Sementara itu, Kacer Badai turun dalam performa terbaiknya, sayangnya Badai hanya nyangkut di posisi kedua. Siang itu memang kacer Badai kerja full action, mungkin kurang kepantau dikelas perdana hanya tembus nominasi. Dikelas kedua barulah Badai mengukir prestasi.  “Mesti tetap disyukuri apapun hasilnya. Kami datang ke lapangan untuk gantang dan bersilaturahmi. Itulah kami Sakura SF kemanapun lomba selalu menjungjung sportifitas,” jelas Hendra Pius dalam sebuah kesempatan.

Garut memang jagonya dikenasri. Siang itu dua kenari jebolan Garut mentas dipanggung akbar Oriq jaya ini. Adalah jali-jali milik Herman yang dikawal Fauzi Bombom menang nyeri. Seolah tidak ada lawan, Jali Jali yang telah mengantongi puluhan juara dipentas nasional ini kembali membikin ulah dengan memboyong duakali juara pertama. Sementara itu, Aragon milik papap tak mau kalah. Meskipun Aragon juara di kelas terakhir, namun Aragon membuktikan bahwa burngnya mampu dan sanggup juara dilomba bergengsi. Aragon menjadi ancaman serius para penggila kenari khususnya di Priangan Timur.

Dikelas Ijo. Kusnadi FOX46 hadir dengan kekuatan penuh. Dua ijo mewahnya  tebar pesona. Dikelas perdana, Topan naik poium kedua, sementara di sesi terakhir dua amunisinya halilintar dan Topan tembus juara 1 dan 2. Kemenangan ini menjadi bukti Kusnadi merupakan salah satu kicaumania yang sulit dibendung dikelas Ijo. Bukan hanya di Oriq Jaya, namuan di EO lain pun jawara-jawara Kusnadi juga sering manggung.

Mortal BC borong juara di kelas Love Bird. Meskipun kelas ini selalu full gantangan, jawara Mortal tak mau kalah. Dua burung andalannya tampil agresif. Dikelas dewasa, Joda naik podium 2,3,3 dan 4 semantara dikelas Paud Rinso juara 1,2,2,5 dan 7. Prestasi yang liar biasa didapat jawara Mortal mengingat lawan yang dihadapi adalah LB LB cadas yang telah menyenyam puluhan juara. (saemilan)

Kiki Oriq selalu berikan yang terbaik untuk kicaumania.
Lewat Rindo dan Joda Mortal BC Borong juara di LB.
Sukahaji Sf juara umum SF.
Edan. New Robocop tampil mewah gaet juara dikelas bergengsi.
Aragon milik Papan naik podium pertama.
Budi Sunara disuport langsung sang ibu.
Budi Tcipto hadir dengan munisi IJo.
Halilintar dan Topan juarai cucak ijo.
Hendra Pius tembuskan juara di kelas Kacer dan Pentet.
Hitlet memang joss.
Ivan Syam Royal Sakura rebut juara umum BC.
Jali-jali is the best di kenari.
Kacer Badai dan Pentet Jendral tampil istimewa.