
Mediabnr – Lomba burung berkicau yang dikemas Organisasi BnR Indonesia (OBI) Kudus kawalan Mr. Satria da Mr. Heri di lokasi wisata Museum Kretek-Kudus pada hari Minggu (13/8) terselenggara dengan lancar dan sukses hingga akhir acara. Gelaran pembuka bertajuk Road to Kudus Cup yang sekaligus juga sebagai gelaran KOPDARNAS TLMI (Tledekan/sulingan Mania Indonesia) Ke-2 ini dihadiri kicaumania serta komunitas-komunitas burung tledekan dari berbagai kota untuk mempererat tali silaturahmi.

“Gelaran siang hari ini banyak temanya, pertama Road to Kudus Cup untuk mensosialisasikan event akbar KUDUS CUP 2017 yang akan kami laksanakan tanggal 1 Oktober mendatang, kedua Kopdarnas TLMI Ke-2 untuk rekan-rekan tledekan se-Indonesia kumpul di Kudus dan ketiga Gebyar Kemerdekaan HUT RI untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang ke-72. Intinya, apapun temanya kami selalu berupaya semaksimal mungkin menyuguhkan gelaran BnR yang terbaik untuk seluruh kicaumania dan tetap menjaga guyub rukun eratnya tali silaturahmi,” jelas Mr. Satria.

“Kopdarnas Ke-1 TLMI kami laksanakan di Piala Raja Jogja 2016, dan Ke-2 ini kami percayakan kepada BnR Kudus yang kebetulan bersamaan dengan Road to Kudus Cup dibulan Agustus. Kenapa kami memilih Kudus, karena lokasi Kudus di tengah-tengah dan menunjuk KTM (Kudus Tledekan Mania) komando Ndox’s Setiawan sebagai tuan rumah karena kami rasa saat ini paling solid,” tambah BJ Putra mewakili TLMI.
Empat kelas burung tledekan yang dibuka, semuanya full gantangan hingga diambil juara sampai 20 nominasi dan tambahan 10 lagi untuk penghargaan burung-burung yang juga dianggap layak kualitas dan durasi kerjanya. Tak kalah serunya kompetisi dikelas burung lainnya yang diikuti gaco-gaco dahsyat kicaumania, hingga para jawara yang terlahir menjadi kebanggaan luar biasa bagi sang empunya dengan tampil lebih unggul dan lolos uji penilaian ketat JBI.

Lovebird New Depe dan murai batu Predator besutan Putra Pesisir SF adalah diantaranya dengan tampil atraktiv serta mampu mendominasi pertarungan. “ Alhamdulillah, New Depe dan Predator masih dapat hoki dan stabil menempati posisi jawara terbaik dikelas utama siang hari ini,” ungkap syukur Heri diamini crew. Disusul Baracuda dan Barbara besutan Wawan JD 99 SF yang juga sukses bertengger ditahta juara. Baracuda, amunisi cendet terbaru Wawan ini mampu mematahkan aksi rival-rivalnya lewat performa yang mumpuni. Roll speed rapat saat memuntahkan variasi lagu dengan volume keras dan gaya nagen yang menopang aksinya tersebut, membawanya raih nyaris double winner.
Menjadi bintang lapangan siang ini adalah Paijan212, gaco sarat prestasi milik Jefry Dahlan punggawa PAPBURI Kudus yang menyapu bersih posisi terbaik dikelas kenari. Seakan haus akan prestasi pasca menjuarai event nasional Piala Borobudur di Jogja beberapa waktu lalu, Paijan212 tancap gas dan terus menorehkan prestasi membanggakan. Aksinya yang ngedur sembari aktif menggelontorkan lagu-lagu panjang bercengkok asyik serta gaya banting kanan-kiri extreme bak wiper menjadi point andalannya untuk mencuri perhatian juri. “ Semoga kedepan, Paijan212 tetap stabil performanya dan dapat lebih membanggakan lagi untuk meramaikan kompetisi kenari mania di kancah nasional,” ungkap Jefry kepada media.

Mr. Arso selaku Ketua OBI Demak dan Mr. Kukuh OBI Purwodadi juga turut hadir mendukung dan memeriahkan gelaran sekaligus mempromosikan gelarannya yang akan terselenggara dalam waktu dekat ini. ” Sebagai undangan resmi kami mohon dukungan dan partisipasi rekan-rekan semua digelaran BnR Demak yakni Launching Gantangan BnR Panji Wulung pada tanggal 10 September mendatang di lokasi Jl. Lingkar Selatan Demak,” pungkas Mr. Arso. Demikian halnya dengan Mr. Kukuh yang juga menyampaikan hal senada pada gelarannya bertajuk EXPO Dinas Peternakan & Perikanan Kab. Grobogan With BnR Purwodadi tanggal 27 Agustus di Halaman SEKDA Grobogan dua pekan depan.
“ Terimakasih atas support serta partisipasi seluruh rekan-rekan kicaumania pada gelaran kami siang hari ini, kami memohon maaf atas segala kekurangan yang ada. Sampai jumpa di gelaran Artha Tropy Cup I sebagai Road to Kudus Cup berikutnya tanggal 17 September di Gantangan Kalilopo-Kudus hingga puncak acara KUDUS CUP 2017 pada tanggal 1 Oktober mendatang di Museum Kretek ini. Salam satu hati satu hobi,” tutup Mr. Heri dipenghujung acara mewakili seluruh jajaran panitia yang bertugas. (kiky)
Baca Juga : Daftar Juara Road To Kudus Cup/Kopdarnas TLMI (13/8/2017)











