
Salatiga (mediaBnR.Com) – Gelaran Kembar BC dalam memperingati HUT RI yang ke -70 tahun ini (17/8) dengan tajuk “Pitulasan” sangat mendapat respon yang sangat luar biasa dari kicaumania, bukan hanya dari kicaumania sekitarnya saja melainkan datang juga peserta dari luar kota seperti Semarang, Solo, Magelang, dll. “Alhamdulillah peserta acara Pitulasan ini antusiasnya begitu luar biasa, sengaja kita adakan acara ini di pasar Banyuputih Salatiga karena lokasi asli Kembar BC bertepatan dengan pasaran jadi tidak memungkinkan dapat menampung peserta nantinya dan akan menimbulkan peserta tidak nyaman mengikuti gelaran kita ini,” papar Ajeed sebagai punggawa Kembar BC.
Nama Barcelona kembali menghiasi kejuaraan di setiap gelaran setelah sekian lama bertapa karena harus menjalani prosesi mabung, murai batu milik Usup Bandungan ini sudah mengkoleksi puluhan kejuaraan dengan predikat selalu moncer 3 besar. Dalam ajang ini Barcelona kembali menggebrak dengan berhasil melesat ke peringkat pertama dikelas Bintang meski sebelumnya dikelas VIP hanya memperoleh koncer C mutlak. “Barcelona memang belum sepenuhnya pulih kondisinya, lihat saja nanti jika sudah kondisi maksimal selalu sapu bersih di semua kelasnya,” ucap Hery Klepu yang dipercaya Usup mengotak atik burung jagoannya ini.
Posisi tersebut saling bertukar dengan burung jagoan milik Win Star dari Star Regency dengan andalkan Star Andromeda. Sama halnya juga terjadi dikelas kacer nama Gang GP milik Joko Pancalaras berhasil melesat menjadi jawara teratas setelah dikelas VIP hanya berhasil duduk di posisi runner up, kacer yang sudah malang melintang ini sudah diakui kestabilannya dengan bukti selalu masuk juara kecil di setiap gelaran yang diikutinya. “Gang GP kalau kerja dilapangan sangat luar biasa, dari lagu, volume dapat semua apalagi ditunjang gayanya yang selalu mencuri perhatian juri,” kata Agus yang kerap mengawal gang GP setiap di turunkan lomba.
Pandanaran SF berhasil tunjukan prestasinya dengan focus dikelas cendet, terbukti AQJ 2 milik Burhan berhasil memimpin dikelas Bintang dengan dukungan Gelap milik Ilham yang masuk di enam besar dikelas Vip. Juara runner up dikelas VIP muncul nama Budi Kurniawan dengan cuatkan Pitung salah satu cendet mania asal Suruh, dengan gaya nagen dan durasi full dari awal hingga akhir menjadikan layak mendapatkan koncer B mutlak. “Sengaja Pitung kita mainkan Cuma 1 session saja, mengingat kondisinya yang belum maksimal tapi kita paksakan untuk turun lomba. Alhamdulillah masih kebagian juara dikelas utama,” ungkap Fajar yang berhasil moncerkan cendet bahan hingga menjadi sang jawara.
Datang dari pleman Solo yang berhasil memimpin dikelas bintang ada Aryo dengan andalkan NKRI dengan pola kerja nagen dan roll tancap dari awal hingga akhir dan sesekali selalu mengeluarkan tembakan beruntun yang selalu membuat lawan-lawan disekitarnya jadi bungkam, sedangkan kelas VIP berhasil di duduki oleh Temon milik Eko/Abyan Watugede. (LAmBanK)
Para Jawara:






