Pangeran, Sabda Alam, Shiky Whoss dan Paku Bumi Nyeri Di “We Are Different Sakti BC”

Pangeran nyeri, salah satu gaco tangguh Dendy Lindu Aji dikelas lovebird
Pangeran nyeri, salah satu gaco tangguh Dendy Lindu Aji dikelas lovebird
Pangeran nyeri, salah satu gaco tangguh Dendy Lindu Aji dikelas lovebird

Semarang (MediaBnR.Com) – Saling menunjukan kualitas sebagai burung kualitas juara terjadi digelaran spesial bertema We Are Different garapan Surya dan Tya Sakti BC yang dihelat di halaman Museum Ronggowarsito Semarang, Minggu (18/10).

Kelas paling bergengsi dengan hadiah full tanpa potongan berapapun jumlah gantangannya dibuka dua kelas oleh panitia, yakni kelas lovebird dan kacer. Untuk kelas lovebird, Pangeran milik Dendy/Koh Peng Lindu Aji lah yang tampak menonjol penampilannya dengan tembakan panjang istimewa. “Pangeran adalah pelapis Honda yang tidak jauh beda kualitasnya. Prestasinya juga stabil, kemarin di latpres Karimata menang nyeri juara I kemudian juara II & III,” aku Dendy.

Posisi runner dipegang oleh Grendel milik Yuan Padang Rumah Manuk, nama yang masih menjadi hot topik dikalangan kicaumania setelah meraih kemenangan hattrik di event Kapolsek Mijen Cup pekan lalu.

Kelas utama yang kedua adalah kelas kacer, Shiky Whoss garapan Santo Prambanan SF tampil allout kala itu lewat kinerjanya yang diatas rata-rata. Nagen memainkan ekor sembari menggelontorkan bongkaran lagu yang bervariatif dengan volume tembus, layak kiranya Shiky Whoss dinobatkan sebagai sang jawara dikedua kelas yang dilakoninya menyempurnakan predikat jawara dihari Sabtu sebelumnya di latpres Ngaliyan BC yang juga nyeri juara I.

Kemudian dikelas murai batu, Sabda Alam milik Herman Mandiri SF juga dinobatkan sebagai double winner. Keistimewaan kualitas kinerjanya yang ekstrem ditopang materi lagu isian yang fasih dilantunkan, Sabda Alam layak menjadi jawara sejati dikelas ini. “Saya pastikan Sabda Alam tidak pernah absen hadir disetiap event bergengsi yang diselenggarakan melihat kondisinya yang memang sedang onfire. Seperti halnya kemarin, Sabda Alam juga tampil di Kapolsek Mijen Cup dengan raihan prestasi sebagai juara dikelas utama,” paparnya.

Sedangkan di kelas murai batu ekor hitam, Pekik milik Adid PMBI dibawah kawalan Surya sang mekanik sukses meraih kemenangan sebagai runner up.

Paku Alam tak mau ketinggalan meraih tahta juara. Jago cendet milik Bambang Venus Marina ini juga tampil sempurna hingga mampu menyisihkan lawan-lawan dengan mudah dikedua kali penampilannya. “Hari ini kami turun tanpa dikawal Bapak karena ada keperluan di luar kota, tapi Alhamdulillah untuk keseluruhan gacoan mampu tampil cukup maksimal sehingga dapat menyampaikan kabar gembira kepada beliau,” ungkap Rudi salah satu crew Venus BC. (Rizcy W)


 

Sabda Alam milik Herman Mandiri SF menang nyeri 3x beruntun
Sabda Alam milik Herman Mandiri SF menang nyeri 3x beruntun
Murai batu Pekik stabil ditangan Adid PMBI
Murai batu Pekik stabil ditangan Adid PMBI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sabda Alam ketika menang dikelas utama event Kapolsek Mijen Cup
Sabda Alam ketika menang dikelas utama event Kapolsek Mijen Cup

 

Prambanan SF rayakan kemenangan ganda Shiky Whoss
Prambanan SF rayakan kemenangan ganda Shiky Whoss

 

Perkasa SF masih tangguh dikelas kenari & ciblek
Perkasa SF masih tangguh dikelas kenari & ciblek

 

Grendel milik Yuan Padang terus tebar ancaman dikelas lovebird
Grendel milik Yuan Padang terus tebar ancaman dikelas lovebird

 

Crew Bambang Venus Marina makin solid mengasah jawaranya
Crew Bambang Venus Marina makin solid mengasah jawaranya