Penilaian Terbuka Ala RGN di Acara Halal Bihalal Cup

Penilaian Terbuka Ala RGN di Acara Halal Bihalal Cup

Mediabnr – Ada yang berbeda pada gelaran Halal Bihalal Cup di Lapangan RGN Pasar Segar, Bandung, Minggu [22/05/2022]. Pada kelas bergengsi Murai Batu Radja Company 16 G, semua Korlap dan IP, ditugaskan untuk menilai alias menjadi juru pengadil. Pada kesempatan kali ini, RGN menyajikan pola penjurian terbaru, sistem penilaian terbuka.

Mr Prio Sutrisno

Konsep penilaian terbuka ala RGN meliputi tiga poin penting, yang pertama kriteria penilaian, lanjut prosedur penilaian dan pengambilan keputusan yang langsung diumumkan untuk diketahui oleh para kontestan.

Mr Prio langsung memantau jalannya lomba pada penilaian terbaru gagasannya, serta dibantu oleh Asep DM selaku Sekjen RGN yang  mengkoordinir di lapangan. Diakhir penilaian, seluruh Korlap dan IP yang bertugas sebelum memberikan koncer kemenangan, satu per satu wajib memberikan keterangan burung mana yang menjadi favorit berikut alasannya.

Mr Prio Memberikan Pengarahan Sebelum Melakukan Penilaian Terbuka di Kelas Utama

Inovasi yang digagas Mr Prio, layak diberikan apresiasi, pasalnya momen mencerahkan dengan nilai positif, menciptakan hal baru dari ide inovatif. Pada gelaran kali ini, menjadi yang perdana terobosan ini dilakukan di acara Halal Bihalal Cup. Tujuannya selain menegakan nilai fair play, juga menampilkan kualitas yang sebenarnya. Realisasi nyata dalam berkreasi dan berinovasi, menjadi poin penting pada gelaran kali ini.

Mr Bagas Sukses Bersama Murai Batu Andalannya Kiamat

Pada perhelatan kali ini, dua burung terpantau bekerja dengan performa terbaiknya. Salah satunya, Kiamat, murai batu andalan H Bagas KKMB, yang sukses menorehkan kemenangan juara 1 di kelas Murai Batu Powernozz. Artikulasi fasih mengolah lagu dengan tipikal roll nembak, ditunjang durasi kerja tuntas, tak ayal lagi, Kiamat, menjadi bintangnya di sesi tersebut. Lanjut di kelas Murai Batu Powernos, Kiamat, harus puas duduki posisi runner up. Ini menunjukan dalam dua sesi yang diikutinya, Kiamat, tetap stabil dalam aksi laganya.

Radikal Sang Jawara Lintas Organiser Murai Batu Gacoannya Irvan Sukahaji SF

Satu lagi yang bersinar, Radikal, murai muda besutan Irvan Sukahaji SF yang dikawal Dwi Tatto, berhasil duduki posisi runner up di kelas Murai Batu Radja Company yang merupakan sesi utama. Volume tembus muntah isian, memainkan lagu kecil sejenis cerecet tajam kolibri, disusul gereja tarung, disambung parkitan, fasih dilantunkannya. Disambung tonjolan cililin dan jenggotan dibarengi variasi isian cucak ijo cungkok, menjadi rentetan akan keistimewaannya. Kedepannya, Radikal, tentunya akan berbicara banyak, mengingat materi yang dimilikinya terbilang komplet. [Ricky]