Madu Bala & Rincong Aceh Raih Terbaik

Gebyar lomba dengan memakai juri BnR, kini semakin digandrungi kicaumania. Termasuk even besar Serasan Sekundang Bersama BnR, (15/11) di Halaman kampus Serasan Muara Enim mampu memecahkan rekor peserta. Lomba yang dinahkodai ketua Muara Enim Team Ary Sandy Fernando SE, mampu menghadirkan peserta mencapai 1100 tiket terjual. Sebuah pencapaian rekor baru lomba yang berlangsung di Muara enim. Sebelumnya digelaran Serasan Sekundang sebelumnya juga 900-an lebih burung yang bertanding. Terlebih kemeriahan lomba dihadiri pejabat teras dari Kabupaten Muara Enim seperti Bupati, Sekda dan lainnya, sekaligus pembukaan, penggantangan burung serta penyerahan kepada para juara dibeberapa kelas.

Kehadiran jawara papan atas di gelaran kali ini, beberapa burung papan atas Sumatera hadir seperti dari Lampung M. Kadafi, H. Rico, Mr. Joss, Fredy Otojaya dan beberapa jagoan Lampung lainnya turun. Belum lagi dari Sumatera Selatan seperti Palembang full Team, Prabumulih, Muar Dua, Tugumulyo sampai Lubuklinggau turun full team. Belum lagi dari Jambi serta Bengkulu tak ketinggalan menyertakan beberapa jagoan terbaiknya.
Kemasan lomba yang cukup ideal dimana salah satunya kelas love bird tiket gratis dengan hadoiah 1 juta bagi pemenang juara pertama. Selain itudoor prize menarik serta promosi yang jauh-jauh hari dari beberapa bulan lalu, menjadi kunci suksesnya lomba Serasan Sekundang Bersama BnR di Muara Enim.
Cuaca cukup mendukung jalannya lomba, perkiraan akan terjadi hujan ternyata tidak terjadi. Bahkan justru cuaca cukup panas menyengat kota Muara Enim dan sangat mempengaruhi kinerja burung dilapangan terutama dipertengahan lomba, banyak burung yang tampil tidak maksimal. Walaupun begitu pertarungan cukup memanas hampr di semua kelas berjalan cukup ketat.

Kelas murai batu bergengsi dimenangkan Ariel andalan Yongky Panser dari Lubuklinggau yang menang tipis lewat pertarungan keras melawan Ucil lapisan milik Akia Jambi serta Madu Bala andalan edy Curup yang harus puas berada di urutan kedua dan ketiga. Namun di 2 kelas lainnya, Madu Bala tampil stabil dan mampu merontokan lawan-lawannya. Kemenangan Madu Bala sekaligus dinobatkan menjadi terbaik di murai batu.
Tak jauh beda di kacer di kelas pembuka Kacer Bupati rata-rata burung yang tampil cukup menonjol dan sangat enak untuk ditonton. Sampai menjelang akhir lomba baru kelihatan 3 burung yang menonjol dan bertarung ketat dari awal sampai akhir, Santana, Rincong Aceh dan Pajero Sport. Santana jagoan Putra Mas dari Curup tampil menjadi yang terbaik, sekaligus menggondol hadiah utama 10 juta. Namun di 4 kelas lainnya Rincong Aceh tampil lebih baik laigi langsung menggilas lawan-lawannya dengan mutlak, sekaligus mencetak quattrik 4 kali juara pertama dan dinobatkan menjadi kacer terbaik.

Kelas love bird menjadi panggungnya Dona jagoan Aan Ozone dari Jambi Team. Dona yang turun di semua kelas tampil konsisten dan berhasil mencetak hatrick 3 kali juara pertama dan sekali juara kedua. 2 kelas lainnya dimernangkan Mrs. SL milik Aby Yuye serta Gotik jagoan M. Kadafi .
Pertarungan menarikpun terjadi di kenari yang berjalan ketat, Gayus jagoan Palembang dengan SVN Canary menjadi penyumbang terbanyak dengan beberapa jagoannya seperti Kliwon, Bimadan Hang Tuah merajaidi kelas Kenari DPRD yang masuk urutan pertama, kedua. Kelas Kenari Wakil Bupati jatuh Ketangan Bulook jagoan Aan, dilanjutkan Tiger dikelas kenari sekda jagoan Hj. Betty dari Prabumulih merebut juara kesatu.

Kapas Tembak bintag yang bersinar direbutTewur jagoan Delvi dari Lubuklinggau. Klualitas yang cukup mewah menjadikan Tewur rajanya kapas tembak yang turun Cuma satu kali dilapangan dan berhasil menggasak lawan-lawann dengan cukup mutlak
Juara single fighter diraih M. Kadfi dengan poin tak terbendung 825 yang diraih, sedangkan di bird club dimenangkan Jambi Team, berkat aksi jagoan Aan di love bird hatrick serta Bulook pada kenari. (yudi)








