
Mediabnr – Minggu (29/4). Lomba akbar WALIKOTA CUP 2 PEKALONGAN kemasan OBI Pekalongan berjalan lancar hingga meraih sukses dibawah pengawalan langsung sang Ketua Makmur Rozaki ( TJ Batik), jajaran Pengurus M. Ridwan Faza, Bhoma dan Cak Anton, serta JBI yang bertugas di arena yang berlokasi di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Pangan, Jl. Raya Simbang Wetan No.03, tepatnya sebelah Selatan SMPN 14-Pekalongan.

Kemeriahan gelaran bergengsi ini juga tak luput dari peran serta pihak-pihak terkait seperti halnya Kapolsek setempat yang memberikan sambutan langsung untuk menyemangati mewakili Walikota Pekalongan yang berhalangan hadir, MC Abenk yang begitu membara dalam membawakan sesi demi sesi acara, tokoh-tokoh kicaumania, rekan-rekan komunitas dan kicaumania yang turut berpartisipasi menunjukkan dukungannya hadir dari berbagai penjuru kota sekitar.


Meskipun cuaca begitu panas hari ini demikian halnya dengan panasnya atmosfir persaingan di dalam arena, namun kicaumania tetap dingin mengikuti detik demi detik jalannya pertandingan sejak awal hingga akhir gelaran. Gaco-gaco yang tampil menjadi pemenang juga benar-benar dinyatakan layak baik menurut tim juri maupun peserta yang memantau.

Seperti halnya New Ferrari, hadir cukup jauh dari kota seberang ternyata tak menurunkan performanya maupun menyurutkan mental sejatinya sebagai salah satu momok dikelas cucak hijau papan atas. Rudy NRS Is Back, menurunkan New Ferrari di kancah nasional ini merupakan agenda yang tepat dimana kualitas tampilnya di lapangan mampu mengorak-arik aksi rival-rivalnya yang full gantangan disesi Wakil Walikota untuk keluar sebagai sang juara, bahkan masih tangguh ketika berlaga di pertarungan keduanya untuk menempati posisi runner up disesi Sekda dengan hasil akhir nyaris double winner.

Laskar No Complain asal kota Solo ini sampai di kota Batik hari Jumat, selain untuk memberi cukup waktu New Ferrari dan squad amunisi lainnya beristirahat, crew yang terkenal solid ini juga memiliki misi utama lain yaitu bersilaturahmi dengan teman-teman kicaumania Pekalongan dan sekitarnya untuk mensosialisasikan gelaran Dt. Solo Vaganza yang akan dilaksanakan pada bulan September mendatang sekaligus memperkenalkan produk andalannya dengan nama Herbal HOV. Sebuah produk vitamin yang diracik spesial dari tangan-tangan ahli guna mendongkrak stamina serta menstabilkan performa burung gacoan di arena.

Hadir pula crew AF Jepara komando H. Mian yang juga terlihat solid mengusung sederet gaco andalannya untuk berhasil memborong banyak tropy juara dikelasnya masing-masing. Satu diantaranya adalah lovebird Kamelia yang berhasil finish nyeri juara III, disusul kenari Estillo polesan Hendra Jaya yang nyaris menyapu bersih tehta jawara dengan raihan juara I disesi Sekda, juara I BBC dan juara II BnR Pekalongan. Disusul nama gacoan lainnya yang juga turut mewarnai tahta persaingan terbaik 3 besar.

Birly-Gonzo BC salah satu kicaumania berprestasi asal kota Batik mampu mengharumkan nama kotanya sendiri lewat kemenangan squad amunisi yang diusung. Diantaranya ketiga nama besar gaco andalannya dikelas lovebird yakni Obama, Dewa Amoy dan Bom-Bom yang masih tangguh untuk nyaris menyapu bersih kedua kelas non bursa. Tak diragukan lagi kualitas mumpuni ketiga nama ini, disusul performa dahsyat Karebet yang aksinya kembali tak terbendung saat bertarung dikelas utama murai batu Walikota dan nyaris kembali mempertahankan gelarnya disesi Sekda untuk berbagi bendera A menempati posisi runner up.

Demikian juga dengan Bambang AB Galeh yang juga berhasil mempertahankan nama besar beberapa squad amunisinya yakni 7 Bintang dan Marvel setelah kembali sukses mengimbangi petarung-petarung sejati murai batu lainnya di kancah nasional ini untuk nyaman berada diposisi II, IV & V. Tak mau ketinggalan lovebird jebolan kandang tangkarannya dengan ring AB Galeh BF bernama Dakota setelah lulus dengan nilai sempurna dikelas paud, sepak terjangnya di masa lepas paudnya kini juga kembali diakui dikelas dewasa untuk mampu bersanding dengan nama-nama besar lainnya.

Dt. KFC Pemalang juga berhasil mengibarkan nama besarnya setelah sukses menaklukkan persaingan sengit dikelas utama cucak hijau Walikota lewat aksi pamungkas Wewe Jember dengan balutan materi sempurna untuk kembali mencuri perhatian tim juri. Dari kota yang sama mencuat nama Tio punggawa Tio SF mengandalkan prestasi stabil Amanda yang selalu menjadi kuda hitam kompetisi lovebird papan atas. Durasi tembakan panjang bergaya tarung sejati yang menjadi ciri khas andalannya kembali membuahkan hasil manis untuk membungkam aksi rival-rivalnya dikelas utama lovebird Walikota.


Tahta jawara paruh bengkok ini juga diwarnai kehadiran pendatang baru bernama Brandal yang juga cukup menyita perhatian juri dan penonton lewat aksinya yang ciamik ketika turun disesi Sekda untuk mapan menempati posisi runner up. “ Sebelumnya performa Brandal sedikit kurang maksimal di lapangan, tapi setelah seminggu saya ganti pakan dengan produk Viral Bird Food kondisinya berubah drastis, birahinya stabil dengan tembakan panjang yang terus modod saat tarung. Komposisi bijian yang pas sesuai kebutuhan karakter lovebird saat ini yang dimana-mana bertemu dengan konsletan, dan terbukti lovebird fight juga mampu mengimbangi durasinya,” tegas Ari sang empunya.


Aura SF Kaliwungu tak mensia-siakan kesempatan emas untuk turut andil menorehkan prestasi membanggakan di ajang tahunan BnR Pekalongan ini. Lewat aksi Remang-Remang yang terus menunjukkan grafik penaingkatan prestasinya, Aura SF kawalan Aldino membuktikan amunisinya ini siap mengoyak jala pertarungan kacer nasional. Gaya exotic yang begitu selaras dengan lantunan roll speed rapat yang fasih dimuntahkannya dengan balutan cacahan isian kasar bervolume keras berhasil menghipnotis juri untuk menancapkan bendera koncer A di bawah nomor gantangannya. Alhasil posisi juara III di event bergengsi ini berhasil diboyongnya. “ Alhamdulillah, RR mampu membuktikan dirinya untuk bisa bersaing di event sebesar ini,” cetus Aldino.

Berpindah ke kelas kenari, Ceper sang mekanik kepercayaan Yohan-Baru Jaya BF lewat gaco besutannya bernama Diego nyaris meraih kemenangan double winner. Performa apiknya telah terbukti di berbagai event sebelumnya yang hingga kini tetap terjaga kondisinya untuk dapat terus stabil di papan atas. Postur jumbonya serta warna bonnya yang cantik seakan begitu simetris dengan kualitas mumpuni yang dimilikinya untuk selalu tampil dominan.


“ Terimakasih atas partisipasi serta dukungan seluruh kicaumania, kami memohon maaf atas segala kekurangan yang ada. Semoga di gelaran Walikota Cup Pekalongan tahun depan, kami bisa lebih baik lagi untuk mengemas dan menyuguhkan gelaran yang terbaik untuk anda semua. Salam satu hati satu hobi,” tutup TJ Batik mewakili seluruh jajaran panitia yang bertugas diakhir gelaran. (kiky)
Baca Juga : Daftar Juara Walikota Cup 2 Pekalongan (29/4/2018)









