
Mediabnr – Satu lagi persembahan dari Taman Sari BC mengusung lomba LURAH CUP, EO yang mengunakan Juri BnR Indonesia berhasil meluluhkan hati para rekan kicau untuk sowan menurunkan gaco terbaiknya. Dengan tiket murah tidak mengurangi nilai dari gelaran yang diadakan Minggu 12 November 2017 oleh Mr. Kancil ini, team-team terbaik sekitaran kota Demak,Kudus ,Purwodadi hingga Semarang memenuhi arena lomba yang berada di Taman Sari, Mranggen-Demak.

Cuaca cerah sejak pagi hari hingga acara selesai sangat mendukung kinerja burung yang perform. Senopati makin bertaji seusai mabung panjangnya, sempat vakum lama dari dunia gantangan akhirnya bisa muncul kembali. Gaco Mr. Bonsay makin stabil di dua sesi yang diikutinya, gaya ngobra dengan tonjolan lagu kasar dan rol speed rapat sukses mendulang prestasi di Lurah Cup ini. Scrilla gaco Mr. Nugros Wiku SF masih bertaji dikelas Kacer, kurang maksimal disesi awal penampilan Scrilla membaik disesi ke dua dengan mengunci raihan podium ke 3.

Sumo Wetan lagi-lagi membuktikan diri sebagai salah satu burung Cucak Hijau terbaik dikota Semarang, dengan irama lagu yang tersusun rapih mahir dalam memainkan tempo sukses mengunci gelar bergengsi dikelas Lurah. Mr Jrx MGS SF selaku sang majikan sangat puas dengan kinerja yang berhasil dikeluarkan Sumo Wetan. Budi Boyo Penggaron sukses di sesi kedua dengan menempatkan Hercules dan Raja Tipu dipodium tertinggi, kedua gaco Mr. Topik saling beradu kualitas memperebutkan yang terbaik, dengan kelebihan masing –masing saling beradu irama lagu hingga juri yang bertugas harus memilih salah satu yang paling baik.

10 Up Gubug yang dikawal Mr. Betta Bettel mencuri point dikelas Love Bird dengan menurunkan Sinden, dengan durasi kerja yang mumpuni berhasil mengoyang arena gantangan. Durasi cipali berhasil dikeluarkan tanpa ragu, meski dikelas utama hanya mampu merebut posisi runner up performa sinden makin ngedan di sesi ke dua dengan merebut singgasana juara. Bongo sukses mempecundangi Sinden dikelas Utama dengan poin yang sangat ketat, Bongo gaco Mr. Salwa jadi yang terbaik karena memiliki materi durasi yang sangat mumpuni. Dikelas Balibu Shasya milik Mr. Syarif mampu menembus posisi runner up, balibu karya breeding sendiri ini berhasil menaikkan pamor sang majikan. Be-Fame BC Demak masih diperhitungkan dikelas Love Bird meski sang gaco belum berhasil menjejak podium tertinggi Mr. Gandhi cukup puas sang gaco masih bertengger di tangga juara.


Nagen jadi yang terbaik dikelas Cendet, dengan irama lagu nagen disatu titik sedari awal mampu memberikan prestasi untuk Mr. Anto. Komunitas Pleci harus berjuang lebih keras agar kelas yang dulu menjadi primadona agar bisa bangkit kembali, Mr. Kucing PCMI Plat H meminta agar EO lebih aktif lagi menyelenggarakan kelas Pleci di tinggat latber agar rekan Pleman jadi bergairah lagi. “ Terima kasih atas kehadiran rekan kicau semua, mohon maaf apabila masih ada kekurangan,” ungkap Mr. Kancil selaku Ketua akhir acara. ( aben/kiky)
Baca Juga : Daftar Juara Latpres Piala Lurah Taman Sari BC – Semarang (12/11/2017)









