Love Bird Saroh, Amunisi Baru Nanda Putra Perdana Pekanbaru
mediabnr.com, Pekanbaru. Walaupun mitos sebenarnya tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat dan lebih bersifat kepercayaan dan tradisi. Namun di kalangan hobi burung berkicau tidak sedikit yang mempercayai mitos, bahwa memiliki burung peliharaan yang berjodoh dengan pemiliknya dapat membawa keberuntungan, menambah semangat dan kebahagiaan dalam keseharian.
Hal ini juga dirasakan dan dialami oleh Nanda Putra Perdana. Era tahun 2014 – tahun 2016, Nanda, begitu sapaannya, pernah eksis dengan Love Bird Tessa mengikuti berbagai lomba dan berhasil meraih prestasi. Membuat Nanda di kenal di kalangan kicaumania dengan panggilan Nanda Tessa. Namun setelah berpisah dengan Tessa, membutuhkan waktu hampir satu dekade lamanya bertemu lagi dengan love bird yang chemistrynya nyambung dengan Nanda. Yaitu Love Bird Saroh, burung andalannya saat ini.

Bulan April Tahun 2016 Love Bird Tessa drop performnya, seiring juga dengan kondisi Nanda. Kembali lagi itu apakah mitos atau hanya kebetulan. Sudah semaksimal mungkin Nanda mengembalikan perform Tessa namun belum juga berhasil. Karena Nanda merasa kasihan dengan kondisi Tessa, bulan Januari tahun 2017 dengan berat hati Love Bird tessa dijual, dengan harapan Tessa mendapat tuan baru yang dapat mengembalikan perform Tessa.
Selama Tahun 2017 Nanda mengalami masalah kesehatan, memaksa off dari hobi burung dan fokus pada perawatan serta pemulihan kesehatan. Hampir tiga tahun lamanya nanda benar-benar fokus memulihkan kesehatan. Mencoba aktif kembali di hobi burung pada tahun 2021, Nanda membuka komunikasi dengan rekan-rekan kicaumania. Saat itu kelas Love Bird sedang menurun tingkat kompetisinya. Nanda memutuskan mencoba untuk bermain di burung kicau. Perdana eksis kembali di hobi kicau setelah lama vakum, Nanda membeli burung kacer, ternyata kurang cocok. Lalu berubah haluan mencoba main Kenari. Meskipun cukup menikmati main kenari, tetap ada yang terasa kurang nyaman di hati.
Kelas Love Bird kembali bergairah di Kota Pekanbaru pada medio tahun 2023. Nanda kembali bersemangat mencari amunisi burung love bird untuk lomba. Bongkar pasang love bird dengan menghabiskan nominal yang cukup besar dilalui hampir selama satu tahun. Sebelum akhirnya Nanda menemukan jodohnya dengan Love Bird Saroh.

Love Bird Saroh sendiri asalnya dari Alvian Juliansah Tangerang, di take over oleh Septian Dwi Sentosa Rokan Hulu. Saat di tangan Septian, Love Bird Saroh belum dapat setingan yang pas, membuat performnya kurang maksimal. Oleh Septian ditawarkan ke Nanda. Setelah mengetahui rekam jejak love bird yang di tawarkan Septian, dengan keyakinan hati Nanda meminang Saroh. Tepat tanggal 26 Februari 2025 Love Saroh berada di tangan Nanda.
Setelah Hampir dua bulan Saroh beradaptasi dan berinteraksi dengan Nanda. Tanggal 13 Maret 2025 akhirnya Saroh “pecah telor” berprestasi di gantangan dengan meraih Juara 2. Membuat Nanda semakin bersemangat merawat serta memahami karakter Saroh. Tercatat Hingga tanggal 1 Juni 2025, lima bulan bersama Nanda, love Bird Saroh sudah memberikan 11 Trophy Juara di berbagai event yang diikuti. Di usia saat ini yang baru 3 tahun, terlebih sudah mulai ketemu setingan harian maupun setingan lomba. Kedepan Love Bird Saroh jenis dakocan yang dimiliki Nanda saat ini tentunya masih memiliki peluang menambah koleksi trophy juara pada lomba yang akan di ikuti. (WP)


