
Jakarta (MediaBnR.Com) – Sejak pagi hari, satu demi satu rombongan kicaumania memasuki Lapangan Banteng- Minggu, Jakarta. Menurut catatan riil yang diperoleh dari panitia, 1700-an kontestan tumpah ruah mengikuti Lomba Road To BnR Award, Minggu (5/4/2015). Tidak hanya meriah, gelaran itu penuh prestise lantaran menyajikan aksi sejumlah burung jawara nasional.
Dengan hadirnya kicaumania dari berbagai blok di Pulau Jawa dan perwakilan dari Pulau Sumatera seperti Riau, Lampung dan Palembang menjadikan ajang ini adu gengsi kualitas burung jawara. Setiap sesi rata terlihat full gantangan dan sangat kompetitif, suat indikator bahwa lomba BnR tetap menjadi acuan kualitas.

Salah satu aksi burung jawara di Lapangan Banteng yang jadi primadona, prestasi spektakuler dan dinikmati penonton adalah Kusumo, gacoan Lovebird milik Sigit WMP. Sebelumnya kiprah Kusumo yang santer menguasai berbagai gelaran di Pulau Jawa itu, memang jadi buah bibir lovebirdmania. Kusumo melalap empat gelar juara pertama alias Quatrik lewat durasi kerjanya yang luar biasa disertai alunan suara panjang-panjang, gaya nyekleka mengatasi para pesaingnya.
Aksi menawan lainnya adalah TC 1 kenari milik Owen SF. TC 1 yang pekan sebelumnya mencetak Quatrik di Road to Asia Afrika di Cianjur- Jawa Barat, kembali mencetak kemenangan Hattrik, sambil mempertontokan kinerja berupa durasi nyaris tanpa jeda serta aksi ciri khasnya berupa goyangan kepala melenggok bergaya mirip Anis merah teler.
Selain dominasi Kusumo di kelas lovebird dan TC di kelas kenari, pertarungan di berbagai jenis burung lainnya terlihat sangat sengit dan kompetitif. Buktinya burung jawara yang berhasil menempati podium teratas silih berganti.


Di kelas Kacer BnR, ada aksi Robin gacoan milik kicaumania asal Bekasi yang berhasil merebut juara pertama dan sukses membawa pulang hadiah sepeda Motor Honda Revo memberikan kebahagiaan tersendiri bagi sang pemilik. “Di Jabodetabek, Robin sudah sering juara, tapi prestasi merebut juara pertama di lomba nasional, jadi motivasi tersendiri bagi saya untuk turun di even besar, khususnya lomba yang diadakan BnR,” tutur Didi buah.
Lomba sarat gengsi ini berakhir hingga matahari terbenam, dilanjutkan dengan penyerahan Juara Umum BC yang dimenangkan Duta Brother, sementara Juara Umum SF diraih Fitri BKS Samarinda. Selesai lomba kemudian dilakukan pengundian Doorprise. Kang Pian selaku ketua pelaksana lomba berterima kasih atas kehadiran para peserta yang sudah datang dari berbagai daerah di Indonesia. “Mohon maaf kalau lomba berlangsung sampai malam, sampai jumpa di berbagai gelaran BnR selanjutnya,” pungkas Kang Pian. (Team)
NV-88 Kembali Mendominasi Gelar jawara

NV-88 yang terkenal dengan kualitas burung plecinya kembali mendominasi gelar jawara di gelaran spektakuler ini. Squad yang mewakili jawa barat khususnya bandung ini turut berpartisipasi untuk meramaikan ajang Road To BnR Award di lapangan banteng.
Beberapa gaconya nya seperti korslet, Petir, CKC, Maldini dll tampil mewah dengan menguasai deretan jawara dikelas pertama. Berhasilnya mereka memperloeh gelar juara dengan Gaconya yang handal berkat kekompakan dan keterbukaan antara squad NV-88.
Rambo – Kendal BC Cetak Double Winner

Kendal BC menorehkan hasil yang memuaskan melalui kacer Rambo, Atraksinya yang dahsyat ini membuat ia meraih double winner dikelas AMB dan BnR Vit. Penampilannya yang elegan membuktikan ia mampu membuka persaingan di nasional dengan segudang pengalaman.
“Rambo dengan pemilik Fandy A memperoleh hasil maksimal setelah menempuh perjalanan panjang dari Semarang”. Ujar Ghozali sang perawat. Walaupun sang pemilik tidak hadir, Ghozali sang perawat sangat dipercaya untuk menggantangkan burung miliknya. “Even BnR memang paling bergengsi dan fair play sesuai dengan kapasitas burungnya”. Kata Ghozali. *Abak
Kumpulan Ceremoni Lomba














