Sukses Dihadiri Peserta Luar Kota, Kenari Sintetis Dan Duta Rafara Cup 2 Raih Predikat Burung Dan Team Terbaik

Bp H Bagya Rahmadi SH - saat memberi sambutan didampingi segenap panitia

PARIKESIT AWARD 2019 (29/09/2019)

Panitia Parikesit – kompak dan sukses

Mediabnr – Event tahunan kontes khusus burung kenari dan campuran import yang digelar oleh Paguyuban Burung Kenari Klaten Parikesit berjalan sukses dan kondusif. Gelaran in door yang menempati aula Balai desa Dompyongan, Jogonalan, Klaten ini sejak pagi berjubel peserta baik lokal ataupun luar kota, bahkan peserta jauh pun ikut hadir seperti Sumedang, Kendal, Cilacap, Surabaya serta Lampung, kesemuanya ini tak lepas dari peran serta anggota Parikesit yang selalu rajin menyambangi kontes Papburi di berbagai kota.

Pada kesempatan kali ini Ketua PBI Pusat Bp H Bagya Rahmadi SH hadir serta memberi sambutan dan pengarahan tentang konservasi dan pelestarian alam. Kontes yang membuka 14 kelas ini menggunakan sistem Papburi. Tiap kelas terdiri dari 6 sesi dan tiap sesinya diisi 10 gantangan yang kesemuanya kelas nyaris full peserta, di final kelas award/ kelas utama yaitu kenari standart bebas dimenangkan oleh kenari bernama Lembusuro milik Mr Hand dari Max Canary, sedangkan kenari standart kecil disabet Sintetis besutan Mozza Bintang Muda RM 168 dari Rembang.

Pertarungan sengit terjadi di final kelas kenari isian, 10 burung terbaik memamerkan lagu-lagu mewah dan durasi panjang hingga akhir penilaian dengan nilai yang terpaut sedikit. Mexico, Kenari F4 warna hijau milik Nor Gendut Lestari Makmur Jogja yang dikawal Bapak Indra Concat berhasil melesat di Podium Utama. Disusul Nao-nao jenis F1 kuning besutan Bapak Siswanto dari BSF Surabaya yang menempati posisi Runner Up sedang posisi tiga besar diraih jagoan anyar dari farm SKC Jogja Team bernama Green Sand.

Sementara Om Bagus Dalan Pangan SF Purwodadi yang mengusung bendera Duta Rafara Cup 2 merasa puas dengan kinerja Boy jago handalannya yang bekerja sangat maksimal dengan merebut Juara 1 di kelas standart besar Parikesit serta Juara tiga di kelas standart bebas award.

Di final campuran import blacksroat Alexis punya Budi/Fajar Jabung tampil sangat sempurna bermaterikan irama lagu bagus serta cengkok lebah yang dibawakan dengan durasi panjang nyaris tanpa jeda mampu mengungguli 9 finalis lainnya hingga berhasil menduduki Juara 1 dibayangi Raja Mas milik Daniel SP dari Star Paris Jogja yang berada di urutan kedua.

Pada akhir acara, panitia memilih burung terbaik serta team terbaik untuk burung terbaik dengan kriteria penampilan irama lagu, volume serta durasi kerja yang jatuh pada kenari Sintetis milik Mozza Bintang Muda 168 Rembang dengan torehan prestasi Juara 1 di kelas standart kecil award serta Juara 2 di kelas standart kecil parikesit.

Sementara team terbaik dengan kriteria kompak serta torehan prestasi jagoannya diraih Duta Rafara Cup 2 Purwodadi dengan merebut Juara 1 di kelas standart ring bebas, Juara 1 di kelas standart bebas parikesit, Juara 3 di kelas standart bebas award serta Juara 3 di kelas standart kecil Parikesit.

Kelik Jenggot selaku Ketua Bidang Lomba didampingi Zimon DP selaku wakil mengucapkan banyak terimakasih yang tak terhingga pada para peserta baik lokal maupun luar kota yang telah sudi meluangkan waktu hadir di gelaran kami. Mohon maaf apabila gelaran kami masih ada kekurangannya. Selamat bagi para juara. Sampai bertemu kembali di gelaran yang sama tahun depan.(TOBIL/TYCKA)

Bp Indro Concat kawal kenari Mexico milik Nor Gendut Jogja rebutmpodium utama kelas isian
Bp H Bagya Rahmadi SH – saat memberi sambutan didampingi segenap panitia
Bagus Duta Rafara Cup 2 Purwodadi – kenari Boy rebut Juara 1 di kelas std besar parikesit dan Juara 3 besar di kelas std bebas award
Suasana kontes sistem Papburi dengan 10 gantangan
SKC Jogja Team – kenari Green Sand orbitan baru tempati 3 besar di kelas isian
Om Joko selaku Pembina Parikesit
Mozza pemilik kenari Sintetis raih predikat burung terbaik – diserahkan langsung oleh Om Joko selaku pembina Parikesit
Mozza Bintang Muda 168 Rembang – kenari Sintetis sabet Juara 1 di kelas std kecil award dan 2 di kelas std kecil parikesit
Bp Siswanto BSF Surabaya – puas dengan kinerja Nao-nao yang meraih Juara 2 di kelas kenari isian