VIVA MAHA DEWA SUMENEP FEAT DEWA 99

Mediabnr – Panasnya pulau garam memang sudah tak dipungkiri,namun hembusan angin laut yang begitu kencang sedikit meredahkan gerah peluh sang gladiator kicau mania yang turut andil mensukseskan gelaran Viva Maha Dewa bersama Dewa 99 waru Sidoarjo,gelaran yang di komandani langsung oleh sang Jendral lapangan Bambang Dewa 99 juga mampu mengontrol atmosfir para kicau mania Madura yang konon mempunyai tensi protes tinggi,namun fakta lapangan yang sebenarnya berbalik seratus derajat.

Menurut sang pengelola sekaligus pentolan Maha dewa Sumenep Firman Agung mengatakan bahwa disini latber rutin mingguanpun berjalan dengan tradisi tanpa teriak 100%,beda pula versi crew Dewa 99 yang sebelum gelaran berlangsung begitu was was,dan alchamdulillah ternyata Kicau mania Madura khususnya Kota Sumenep yang hadir di gantangan yang begitu bersih dan indah itu lebih tertib dari yang kita bayangkan sebelumnya,jempol empat buat Kicau Mania Madura khususnya yang hadir pada gelaran kali ini,semoga gelaran lain yang ada di Madura bisa tertib seperti gelaran ini ungkap salah satu crew Dewa 99.
Gelaran untuk memperingati setahun berdirinya gantangan Maha Dewa Sumenep ini dihadiri oleh burung burung bagus di tiap kelasnya,seperti Kusumo the legend paruh bengkok milik H Sigit Wmp yang sekaligus merebut juara Single fighter (Sf) dengan nilai point 600 ,empat kli juara I,dua podium runer up serta dua podium tiga,tak hanya Kusumo yang turut mengukir prestasi di gelaran kali ini,Freety amunisi milik Bang ali Jakarta juga menuai podium satu empat kali,tapi sayang strategi untuk merebut juara umum Bird Club (BC) harus kandas ditangan RRKM ponorogo dengan telak.

Pelet Biru yang digadang gadang bisa menuai point lebih banyak untuk merebut tahta utama di Bc harus merelakan dengan ichlas,menurut sang Kordinator lapangan H Rohman dan Mr taufiq 911 bahwa strategi kami kurang tepat,artinya amunisi yang saya bawa memang sudah siap tapi kenyataannya berbeda dilapangan, kami harusnya sudah tiba di Sumenep hari sabtu tapi teman teman banyak yang harus menyelesaikan pekerjaan kantor hingga pada ahirnya kita putuskan berangkat minggu pagi dan alchamdulillah amunisi kita kelelahan karena Jarak Tempuh Surabaya Sumenep kurang lebih 100km,untung masih ada team pendukung dari Monster Army bersama Mr Lukman Yuwono dengan Kenarinya Bali Hai dan Big show raih juara I,PMBS dengan Murai Batu Terkesima raih juara I,Coronk dipodium II yang dimotori langsung oleh Om Beny dan Dedy Sv,pada murai batu Mr Bambang Honda Surabaya ( BHS ) hanya raih podium I dikelas murai batu B dan podium II dikelas A.

tak hanya itu Team CLBK serta LBB Surabaya juga merasakan hal yang sama kita salah strategi dikedatangan, namun kita juga mengakui team yang hadir disini juga mempunyai materi yang bagus ungkap Joko Dono sang kreator lapangan CLBK.
Tepat pukul 17.30 Wib gelaran diahiri di kelas paruh bengkok diteruskan dengan acara pemotongan tumpeng oleh panitia sebagai tanda rasa syukur dan terimakasih atas kelancaran Acara,di sela acara pemotongan tumpeng Mr Bambang Dewa memberikan motivasi serta kritik membangun untuk Crew Maha Dewa Sumenep agar selalu berhati hati dalam melangkah kedepan karena kepercayaan sudah diperoleh dari kicau mania dengan bukti gelaran kali ini,”serta dalam bertambahnya umur Maha Dewa Sumenep hendaknya bertambah Dewasa pula dalam sikap dan tindakan” ungkap pentolan Dewa 99.*y2k
Baca Juga : Daftar Juara Viva Maha Dewa Sumenep Feat Dewa 99 (30/7/2017)






