Talenta Luar Biasa Dilomba, Putra Dewa Ancaman Berbahaya Nasional

Putra Dewa mantap dijalur juara, siap turn gunung even besar di P. Jawa

Murai Batu Andalan Achung Tan dari S.R.H Team Bangko

Putra Dewa mantap dijalur juara, siap turn gunung even besar di P. Jawa

Mediabnr – Siapa yang tak kenal Achung Tan, pemain lawas dari Bangko Jambi dikenal memilki jagoan terbaik di murai batu. Nama Bala Dewa terus berkibar dan sangat disegani lomba. Usia diatas 10 tahun, tetapi masih terus berada dijalur juara, dan kini posisinya sedang mabung. Walaupun begitu tak menjadikan Achung Tan merasa was-was dilapangan, pasalnya kini sudah memilkki jagoan lain dengan kualitas cukup istimewa, bahkan lebih gila lagi aksinya dilomba.

Putra Dewa menjadi pilihan lain di murai batu¸dengan kualitas yang sangat lengkap di lomba besar. Belum satu tahun diperolehnya dengan harga 130 juta mahar yang diambilnya, memilki materi cukup lengkap, namun masih belum stabil serta durasi dan lagu kurang maksimal. Namun berkat gigihan seorang Achung Tan yang spesialis di murai batu. Berkat tangan dinginnya, pelan tapi pasti Putra Dewa mulai meningkat performencenya dilapangan. Terbukti kinerjanya dilapangan berubah tajam, irama, lagu, durasi kerja, speed sangat rapat dan membawakan lagu bervariatif. Selain itu gaya bertanding cukup memikat dan mencuri perhatian serta ditunjang stamina serta mental bertandingnya cukup prima.

Sebelum turun di Road to Presiden Cup V di Sungai Penuh (23/09), Putra Dewa sudah tampil di even besar seperti Kapolda Cup Jambi, dimana saat itu Putra Dewa menjadi pusat perhatian dari aksinya dilapangan ;uar biasa, tapi sayang Putra Dewa harus berada diposisi ke-3. Walaupun hanya di posisi ketiga, namun Achung Tan cukup puas dari tampilan burungnya dilapangan.

Sampai akhirnya Putra Dewa kembali turun di even Anniversari 2th BnR Sungai Penuh Kerinci, 3 penampilan di even besar Sungai Penuh kerinci dengan hadiah utama tiket 1 juta. Putra Dewa kembali mencuri perhatian, aksinya dilapangan cukup luar biasa, sayang cuaca kurang mendukung, angin agak kencang menjadikannya sempat beberapa saat kurang maksimal tampilannya dilapangan dan 3 kali Putra Dewa harus berada diposisi kedua.

Tapi melihat kualitas kinerjanya dilapangan sangat menonjol, bahklan semua penggila murai batu mengakui kualitas wah dari Putra Dewa dilapangan. Hanya kurang inkonsitensi, burung masih muda dan jam terbang masih kurang yang menjadikan sedikit kendala bagi Putra Dewa untuk menjadi yang terbaik. Tapi masalah kualitas Putra Dewa jangan diragukan lagi,murai batu hebat di nasional, belum tentu bias mengalahkan Putra Dewa.

Tinggal waktu saja kapan siap tampil, dan paling pas Putra Dewa turun di even besar di Jawa. Sudah saatnya termasuk paling mengirimkan di even-even besar terutama nasional yang berlangsung di Jakarta. Putra Dewa menjadi salah satu pilihan pendatang baru cukup berbahaya, siap menjadi pembunuh raksasa di even nasional. (yud)