Tampil Pasca Bertapa, Raja Paving Raih Juara

Persaingan Seru Di Kelas Murai Batu Umum B, Raja Paving Raih Juara Dua

MediaBnR.com – Pekanbaru. Terjadi persaingan seru di Kelas Murai Batu dalam acara lomba burung berkicau Festival Golden GSN Riau, hari Minggu (15 juni 2025), bertempat di Gantangan GSN, Kubang Jaya Kabupaten Kampar, Riau. Beberapa murai batu yang cukup memiliki prestasi dan nama di Kota Pekanbaru hadir meramaikan lomba.

Salah satu murai batu yang tampil adalah murai batu Raja Paving milik Pakdhe Muhson Ali. Murai batu yang berasal dari hutan Bahorok ini di beli oleh Pakdhe Ali dari rekannya di Kota Medan, Sumatera Utara. Menyuguhkan materi lagu yang variatif serta tembakan yang beragam dengan didukung kualitas volume di atas rata-rata, Raja Paving akhirnya mampu mengamankan podium dua di kelas Murai Batu Umum A.

Piala Dan Piagam Murai Batu Raja Paving

 

Kembali turun di Kelas Murai Batu Umum B, Raja Paving masih mengandalkan keunggulan tonjolan lagu panjang. Selama penilain berlangsung Raja Paving yang berada di nomor gantangan 20 terlibat jual beli materi dengan murai batu yang berada di nomor gantangan 41. Berjarak dua baris nomor gantangan seakan tidak menjadi penghalang bagi gantangan 20 (Raja Paving) dan murai batu nomor gantangan 41 (Adipati) meyuguhkan penampilan yang menghibur bagi penonton yang menyaksikan. Hasil akhir dari rivalitas dua ekor murai batu tersebut, Adipati (gantangan 41) akhirnya meraih podium pertama dan Raja Paving kembali mendapatkan juara dua.

Pakdhe Muhson Ali
Pakdhe Muhson Ali

Prestasi Raja Paving meraih dua kali juara dua pada lomba Festival Golden GSN Riau merupakan penampilan kedua setelah Raja Paving hampir lima bulan bertapa (menjalani masa mabung). Sedangkan penampilan perdana Raja Paving pasca bertapa adalah ketika mengikuti Launching Predator BC Cup, Lubuk Sakat, hari Minggu (1 Juni 2028). Dimana waktu itu Raja Paving diturunkan  satu kelas oleh Pakdhe Ali dan berhasil meraih podium pertama.

Melihat penampilan Raja Paving di atas gantangan memantik semangat Pakdhe Muhson Ali selama berlangsungnya lomba. Penantian cukup panjang selama masa ngurak setidaknya membuat lega hati dengan prestasi yang di raih Raja Paving pada dua event yang telah diikuti. (WP)