PIALA PASUNDAN BANDUNG

Mediabnr – Hampir 4000 kontestan yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia larut dalam ajang silaturahmi “Piala Pasundan” yang berlangsung pada hari Minggu (16/4) di Pusdik Bekang, Kodiklat TNI AD, Cimahi, Bandung.
Even yang dinahkodai Mr. Prio AK 47 Bandung ini benar-benar luar biasa. Dari sesi awal hingga akhir lomba, pesertanya selalu ramai. Bahkan sekitar ¾ kelas yang dilombakan selalu terlihat full gantangan. Hanya beberapa yang terlihat tidak penuh seperti kelas pleci dan kelas cucak jenggot.


Acara lomba dibuka dengan seremonial tari Jaipong dan penyerahan penghargaan kepada tokoh-tokoh perburungan di tanah air seperti Bang Boy, Mr. Bagiya, Edy PLN, Sien Ronny Surabaya, Narto, Fitri BKS, H. Mansur, Khadafi, Andy Donk, Rudy NRS dan lainnya. Serta ada juga pemberian gelar burung terbaik hasil pilihan polling kicaumania seperti Kusumo milik WMP Klaten yang terpilih sebagai burung legendaris, Suara Sakti sebagai legenda murai batu ekor putih, Natalia milik Gunawan Solo sebagai legenda murai ekor hitam, Adipati milik Deko Samarinda di kelas kacer dan lainnya.
Sien Ronny Surabaya sukses menjadi juara umum SF setelah beberapa jagoannya meraih podium utama di kelasnya masing-masing. Adapun juara umum BC diraih oleh Alvin Team DT Pakualam lewat kemenangan di kelas murai batu, kacer, kenari dan lain-lain.


Pertarungan kelas love bird cukup sengit lewat kehadiran burung-burung konslet tanah air seperti Kusumo, Awe we, Gombloh, dll. Kusumo milik H. Sigit WMP yang meraih gelar burung legendaris meraih sukses mencetak 1 kemenangan di laga pembuka. Gombloh milik H. Helmi Samarinda mencetak hatrik, termasuk juara di kelas utama love bird. Tidak ketinggalan Awe we juga eksis di jalur juara.

Pertarungan sengit juga terjadi di kelas murai batu dengan kehadiran gaco-gaco terbaik di tanah air. Sesi pembuka, nama H. Iwan dari 14 Cirebon, yang bertengger sebagai jawaranya lewat murai bernama Jaka Tingkir. Pada sesi tersebut tampil elegan dan akhirnya bukukan juara 1 dan 4. Black Dragon, andalannya Bonni N tampil sadis pada laga utama dan sepanjang laga tampil prima. Alhasil, Black Dragon, rajai kelas bergengsi.

Di kelas murai batu ekor hitam, nama AK 47 orbitan Mr. HH Solo yang mengibarkan Alvin Team DT Pakualam sukses menjadi bintang lapangan setelah menyabet gelar juara 1 di kelas Murai Batu Ekor Hitam BnR Community. “Lanjut ke Pakualam,” cetus Mr. HH yang juga sukses mengawal kacer Dewa Ruci eksis di jalur juara.


Mewakili kota kembang di kelas Murai Batu, Jarum Neraka, milik Ronni Burangrang rebut runner up terbaik. Selain itu, Amarasuli, murai jagoan Azis Tigerlong, juga sodok posisi runner up. Kinerja dashyat yang dipertontonkan, Amarasuli, mampu membuat team penilai memberikan koncer kemenangan baginya. Sedangkan, Yansen 295, murai gebetan Dian Kabel rebut jawara satu kelas Ring. Makin tajam saja aksi, Yansen 295, dalam menempuh tahta kemenangan.

“Alhamdulilah, even silaturahmi segala lapisan kicaumania nusantara ini berjalan lancar dan sukses. Terima kasih kepada semua pihak, baik peserta maupun sponsor. Kesuksesan ini adalah milik kita semua kicaumania se-nusantara. Mohon maaf, bila selama even ini berjalan ada hal yang kurang berkenan dan sampai jumpa di Piala Pasundan berikutnya,” ungkap Mr. Prio yang juga diamini oleh Agung Warrior mewakili segenap panitia.[Team]
Baca Juga : Daftar Juara Piala Pasundan 2017











