Tj Batik Cup 1 Pekalongan

Mediabnr – Lapangan Bebekan, Kedungwuni-Pekalongan menjadi saksi gelaran akbar BnR bertajuk TJ Batik Cup I yang dihelat pada hari Minggu (17/9). Dibawah komando Makmur Rozaki selaku Ketua beserta jajaran kepengurusan OBI Pekalongan, gelaran yang kemudian akan menjadi agenda tahunan BnR di kota Batik ini mendapat apresiasi kicaumania yang sangat luar biasa. Dari data panitia yang terkumpul, sebanyak 1120 peserta memenuhi gantangan untuk keseluruhan kelas burung yang dibuka.

Ramai dan meriahnya gelaran siang ini sangat kental terasa dengan hadirnya kicaumania dari segala penjuru wilayah dengan segudang prestasi gaco andalan yang diusungnya, bahkan tokoh papan atas antar blok dengan squad burung nasional juga hadir memberikan atensinya. Terlebih lagi Pembina BnR Jateng yakni Bp. Bambang dari kota Semarang juga terjun langsung mengawasi, serta tokoh-tokoh penting EO lain seperti Dian Toto Ronggolawe dan F. Jeffrie Radjawali Indonesia yang juga hadir memberikan dukungannya.


“Terimakasih atas segala perhatian yang telah tercurah pada setiap gelaran BnR khususnya di kota Pekalongan ini, kami selaku jajaran Pengurus OBI Pekalongan akan selalu berupaya memberikan yang terbaik untuk rekan-rekan semua. Seperti siang hari ini saya kembali melihat antusias kicaumania sangat luar biasa yang rela hadir menempuh perjalanan jauh dari berbagai kota dan wilayah bahkan luar pulau untuk menghadiri lomba TJ Batik Cup I, semoga di tahun berikutnya kami dapat lebih memanjakan lagi untuk agenda TJ Batik Cup II,” ungkap Makmur Rozaki.

Sudah dapat dipastikan apabila dikelas lovebird terjadi persaingan yang sangat sengit serta ketat untuk dapat terlahir sebagai juara, melihat nama-nama lovebird lover’s yang turun di event bergengsi ini memang terbukti telah malang melintang di event nasional, seperti Obama, Bom-Bom, Alexis, Awewe, Gendewo, Condet, Slebor, Woyo-Woyo juga Gombloh. Maka tak heran apabila tahta juara bergantian ditempati diantara nama-nama besar tersebut.

Namun dikelas paling bergengsi lovebird yakni kelas Liontin dengan harga tiket termahal, persaingan berhasil dikuasai oleh Obama milik H. Birly Gonzo BC yang memang sangat mempesona performanya. Tembakan panjang selalu dimuntahkan dengan durasi istimewa nyaris tanpa jeda hingga jumlah kartu dengan nilai point tertinggi dengan mudah diraih untuk meninggalkan jauh perolehan rival-rivalnya. “ Alhamdulillah, kondisi Obama telah pulih kembali setelah cukup istirahat dan mematangkan persiapan untuk turun di event ini,” jelas H. Birly yang hadir perdana berlomba pasca menunaikan ibadah haji pekan lalu.

Masih bersama squad amunisi hebat Gonzo BC Pekalongan, nama Karebet milik H. Adaby juga kembali menorehkan tinta emas dikelas murai batu dengan hasil akhir nyaris double winner yang diantaranya sebagai juara terbaik dikelas utama murai batu Liontin serta runner up dikelas Dozer. Materi dahsyat yang dimiliki Karebet memang layak dinobatkan namanya sebagai salah satu murai batu nasional, apalagi saat ini tampil dengan baju barunya, performanya semakin menjadi-jadi seakan haus untuk terus berprestasi.

Disusul rentetan kemenangan di podium puncak gaco lain seperti cucak hijau Yakuza milik XXX-AJT yang sukses meraih double winner dengan nilai terbaik dikelas utama Liontin dan Dozer lewat kinerjanya yang sempurna mengolah materi lagu isian dengan pembawaan gaya jamtrox extreme andalannya. Tak hanya itu, lovebird muda dengan ring AJT-009 bernama Putri Salju juga mencuat diposisi runner up bersama kacer Sakti besutan HS. Jaya yang juga finish runner up disesi 99 TJ. Demikian juga dengan Paul, Hiroshima, Pedro milik H. Birly dibawah kawalan H. Noor Klaten sukses finish terbaik dikelas kenari untuk menghantarkan nama besar Gonzo BC Pekalongan kembali mempertahankan rekor juara umum Bird Club.


Setelah melewati persaingan sengit diantara beberapa nama-nama kandidat untuk menempati juara umum Single Fighter, Putra Zaky SF kembali membuktikan kualitasnya sebagai yang terbaik. Lewat solidnya crew serta squad amunisi gacoan yang benar-benar berkualitas jempolan, Putra Zaky berhasil mengumpulkan pundi-pundi point yang menggunung, seperti halnya prestasi lovebird Awe-we, Gendewo, Slebor, Condet dan Woyo-Woyo yang bergantian menempati puncak podium, cucak hijau Avatar dan Remuk yang menempati posisi pertama dan kedua, pleci Si Komo, murai batu Sarno dan Skak Matt, serta beberapa nama-nama kenari andalan seperti Super Goyang, Ratu, Pandawa dan Fortuner yang juga cukup mendominasi posisi kejuaraan. “ Alhamdulillah, Putra Zaky SF dapat kembali tampil solid untuk meraih prestasi terbaik dan membanggakan kota Pekalongan di event sebesar ini. Semoga dipertarungan berikutnya, kami kembali mampu mempertahankannya,” cetus Putra Zaky.

Mencuat ke puncak dan berhasil mengimbangi penampilan lovebird nasional lainnya, Alexis milik Ambon dari Cempaka Team Kendal sukses mencuri satu point mutlak kemenangan di podium terbaik saat bertanding disesi Dozer dan masih menduduki posisi lima besar dikelas utama Liontin. Demikian halnya dengan lovebird muda orbitan anyar Indra Yudistira Limpung bernama Tetanus yang juga berhasil finish terbaik disesi lovebird paud A dan kembali menempati posisi empat besar disesi paud B BBC. “ Tetanus sudah menunjukkan kualitasnya di event bergengsi ini, dan semoga prospek kedepan lebih cerah lagi prestasinya meskipun umurnya masih sangat belia,” pungkas Indra mengusung nama besar Pekalongan Team.

“ Saya mewakili OBI Pekalongan serta segenap jajaran panitia TJ Batik Cup I mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi dan dukungan yang sangat luar biasa dari seluruh rekan-rekan kicaumania, tak lupa juga memohon maaf yang sedalam-dalamnya apabila terdapat kekurangan. Tetap jalin erat tali silaturahmi ini, salam satu hati satu hobbi,” tutup Makmur Rozaki dipenghujung acara. (kiky)
Baca Juga : Daftar Juara Lomba TJ Batik Cup 1 – Pekalongan (17/9/2017)












