Dan Lanal Cup Batuporon Cup 3 feat BnR
Tuan Rumah Masih Dominasi Juara, ES BC dan Blantik SF Juara Umum
MediaBnR.com, Kamal, Bangkalan – Tak terasa gelaran Dan Lanal Batuporon Cup sudah menginjak tahun ketiga pada hari Minggu, (21/10). Gelaran yang masih dimotori oleh Rois Akya ini juga kembali dihelat di gantangan Ring Akya yang terletak di belakang Kodim Kamal.
Para pemburu juara dari luar pulau Madura juga masih meminati gelaran yang memang selalu dihelat setiap tahun ini. Jumlah peserta yang juga bisa dibilang tetap setabil seperti tahun lalu yang menyentuh angka sembilan ratusan lebih juga menjadikan gelaran kali ini semakin sarat dengan persaingan ketat antar amunisi.
Namun seperti yang disampaikan oleh. Bahwa diharapkan gelaran ini tetap menjadi ajang silaturahmu bagi kicau mania terutamanya antara kicau mania dan TNI, “berlombalah dengan fair play untuk para juri jadilah juri yang jujur dengan menilai burung dengan baik” pesan. untuk gelaran ini.
Seperti yang pernah beredar kabar bahwa di madura ini banyak potensi potensi amunisi lovebird yang memiliki kwalitas ciamik diatas gantangan, seakan hal ini memang dibuktikan disetiap gelaran di Madura, terutamanya di gelaran Dan Lanal Batuporon Cup 1 ini, dimana amunisi kekek mania asal Madura memang sulit untuk ditumbangkan, tak heran jika pada gelarang ini banyak amunisi yang saling menggantikan posisi juaranya.
Kelas lovebird muda pada sesi awal panitia tak langsung memainkan kelas A, melainkan memainkan kelas C nya terlebih dahulu, dan pada sesi kelas lovebird C ini gacoan milik tim Galang SF asal Jeddih Bangkalan yang mampu mengungguli Susi milik Aldo Paeng BC sebagai juara pertamanya.
Namun disesi berikutnya, Susi kembali tampil menggila hingga Juri BnR sempat menyebutkan sebutan super sebanyak dua kali untuknya, alhasil lovebir muda yang berusia jalan 3 bulan itu sukses merajai podium pertama di kelas lovrbird paud A dan B. Sedangkan Bandel kepunyaan H.Azis yang yang selalu dikawal langsung oleh H.Azis beserta istrinya kembali suksea memenangi posisi kedua kelas lovebird paud A dan D.
Sedangkan kelas lovebird dewasa, gacoan Krisna milik Ahyan asal Bangkalan utara, lebih tepatnya di desa Lerpak ini, kembali sukses memenangi juara tertingginya saat mengikuti kelas lovebird A.
Di kelas burung ocehan amunisi milik H.Rahman yang intuk kali ini suport untuk tim ES BC asal Surabaya nampak menyabet dua gelar juara. Cucak ijo Joker yang memiliki tonjolan suara burung greja, tengkek, dan kapas tembak itu sukses menampilkan gaya ngentrok jambulnya saat main di kelas Cucak ijo B hingga juara pertama berhasil ia dapatkan, namun saat main disesi kedua kelas Cucak Ijo A, Joker harus puas dengan kemenangannya menempati podium runer up nya. Sebab pada sesi tersebut amunisi milik Syaiful Cias yakni Bonek yang berhasil menguasai juara pertamanya.
Cucak ijo Alexandria kepunyaan H.Azzam Dt.Lavender juga turut mewarnai sengitnya pertarungan di kelas burung hijau itu. Alexandria yang diakui oleh H.Azzam sedang dalam kondisi tidak fit dikarenakan ia baru saja tuntaskan masa mabung, namun dari hasil torehan kemenangan juara pertama Alexandria saat naik dikelas Cucak Ijo C, seakan tak nampak ia dalam kondisi tidak fit, “tapi ya gitu, walaupun bisa menang, kelas selanjutnya dia gak akan maksimal lagi” tutur H.Azzam menerangkan kemampuan Alexandria.
Sesi pembuka kelas burung Murai Batu yang memainkan kelas C, sukses dikuasai oleh amunisi tim PEPSI asal Surabaya. Raja Hutan milik Mr.Fauzan tersebut sukses memukau peserta lain yang berada dipinggir pagar pembatas, tak heran jika pada akhirnya Raja Hutan yang mendapatkan bendera koncer A4 dan B1 tersebut keluar sebagi pemenang juara 1 Murai Batu C.
Sedangkan H.Fahmi asal Pantura Madura juga tak kalah sukses tampilkan Murai Batu Petir untuk kandaskan rival rivalnya di atas gantangan. Kepiawaiannya untuk men setting Petir agar mampu kembali tampil ciamik diatas gantangan kali ini sukses ia tunjukkan. Meski di kelas Murai Batu B, Petir cukup puas berada diposisi ketiga, namun dimana saat kelas Murai Batu A ia kembali mampu cetak kemenangn dengan perolehan bendera koncer A3 dan B1 sebagai penguasa podium juara 1.
Disisi lain kelas kicauan, yakni burung cendet kala itu cukup ramai diminati kicau mania Madura dan Jawa. Namun kemenangan pertama di sesi awal berhasil dikuasai oleh tim tuan rumah, yakni Bilqis amunisi H.Anjar Cam. Jika dilihat dari riwayat Bilqis, sebenarnya sudah tak heran jika Bilqis yang kembali memenangkan kelas Cendet tersebut dengan mengumpulkan 4 buah bendera A dan 1 bendera B sebagai juara pertamanya, sebab tiruan suara burung greja, kenari, prenjak dan alang alang selalu sukses ia tampilkan saat diatas gantangan.
Diakhir sesi gelaran lomba, Rois Akya sebelum mengumumkan dan menyerahkan tropi juara umum kepada ES BC sebagai Juara umum BC dan Mbetik SF sebagai Juara umum SF. Melalui awak Media BnR ia sampaikan ucapan terima kasihnya mewakili pihak Dan Lananp Batuporon beserta Panitia Dan Lanal Batuporon Cup 3, “jika ada hal yang tak pas, atau kurang, kami mohon maaf yang sebesar besarnya” tutup Rois Akya. (Den!)
BACA JUGA : Daftar juara DANLANAL CUP 3 – Batuporon (21/10/2018)
GALERY FOTO :






















