ROAD TO BnR SATOE CUP I – YON ZIPUR BnR BANDUNG TIMUR

Mediabnr – Tumpah ruah 1100 peserta di satu lapangan gelaran Road To BnR Satoe Cup di Yon Zipur 9, Ujung Berung, Bandung Timur, Minggu (23/2). Hari Edhoz selaku pelaksana mengucapkan, “Terima kasih atas atensi dan silaturahmi kicaumania, baik komunitas maupun perorangan. Mohon maaf bilamana dalam pelaksanaan ada yang tidak berkenan dari pihak panitia, dengan kerendahan hati kami haturkan beribu maaf. Salam kicaumania.”
Kelas Murai Batu menjadi partai neraka, pasalnya burung yang bertanding mempunyai kekuatan yang cukup berimbang. Pada sesi kali ini, Bezzita, gebetan H. Hadi Wani BC tampil menonjol dengan menggaet kemenangan double winner. Durasi kerja apik, mendaulatnya naik podium kemenangan. Selanjutnya, Geztavo, murai gacoan Bunda Dyan Markas T 28, juga tebar kemenangan dengan menggaet jawara 1, 4 & 5. Bak mesin diesel semakin panas, performanya makin aduhai saja.


Masih di kelas ekor panjang, Harley. Gacoan Krisdan/Dum Evo BC sodok posisi jawara di kelas AMB. Pasca gaet runner up terbaik di Galamedia Cup, kembali performa, Harley, tampil ciamik. Tak pelak lagi jawara pertama berhasil dimenangkannya. Naruto, murai legendaris BBTC miliknya H. Kusnady/Iwan, menohok gaet posisi tiga. Roll nembak tetap menjadi andalan murai mewah tersebut. Selalu masuk ranking jawara lintas EO, menandakan kestabilannya dalam berlaga.


Di kelas anis merah, Ceper, comeback dengan mencuri kemenangan jawara satu. Full 72 gantangan, Ceper, tampil pulas dengan teler rebah dan roll lagu tajamnya. Tak ayal lagi, kemenangan menawan berhasil direbutnya dengan meyakinkan. Ini merupakan ajang pemanasan menuju Kagum Cup dan BJB Cup. Kimpen juga tebar prestasi lewat dua anis merah gaconya, R2 dan Cleopatra. Kelas utama, R2, tak terbendung puncaki kelasnya sebagai yang terbaik. spasi lebar full power dengan durasi kerja apik, membuatnya gaet koncer kemenangan. Sedangkan, Cleopatra, jadi runner up terbaik dikelas AMB.


Komando. Merah gebetan Mamat AMZT yang duduki runner up di kelas utama. Bersaing dengan anis merah kelas nasional, Komando, berhasil tunjukan pesona terbaiknya. Kengkodd, anis merah milik H. Imam Tremedel juga curi perhatian. Bercokol di posisi 3 & 4, menunjukan dua kelas yang diikutinya mampu ia libas dengan baiknya.


Di kelas cucak ijo, Wirogeni, andalan H. Yogo D2 Resy puncaki kelasnya sebagai yang terbaik. Wirogeni, yang sebelumnya rebut jawara satu kelas utama di BnR Purwakarta, kembali tunjukan kelasnya lewat obral lagu kasar dan tajam. Durasi kerja tuntas, menggenapi kemenangannya dengan meyakinkan. Kinerja andal di setiap laganya, menjadi modal untuk meraih kembali prestasi di event berikutnya. Rere, ijo andalan Erfan/Lucy dari Ikan Bakar Eretan tampil menawan dengan merebut juara 1 & 2. Bongkar isian, perpindahan lagu apik, membuatnya layak rebut kemenangan.


Kelas Trucukan menjadi sensasi tersendiri. Kehadiran komunitas Trucukan Garut dan Bandung menjadi silaturahmi yang patut dipuji. Meski komunitas ini tergolong new comer, kekompakan dan silaturahminya memberikan pesona tersendiri.(Ricky)


