mediabnr.com – Solok. Frasa kalimat Bajariah Mangko Balabiah dari masyarakat Minangkabau sarat mengandung nilai filosofis tentang motivasi dan etos kerja.
Kesuksesan tidak ada yang instan ataupun kebetulan. Melainkan hasil dari kerja keras dan usaha sungguh-sungguh.
Petuah ini menjadi pegangan Abe , UD. Abe Team Lubuk Alung Sumatera Barat dalam menjalani rutinitas keseharian, baik dalam usaha, pekerjaan maupun hobi burung berkicau.

Keuletan dan ketelatenan dalam merawat burung-burung di rumahnya menjadi sebuah kewajiban dan rutinitas yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab.
Porsi asupan pakan terbaik, pemberian extra fooding serta vitamin untuk mendukung kesehatan dan kebugaran fisik burung senantiasa diberikan sesuai kebutuhannya.
“Umbaran 12 meter, Sprint sampai payah terbang” bisik Abe membuka salah satu rahasia burung murai batu nya memiliki stamina prima di atas gantangan.

Prestasi yang di raih UD. Abe Team di Lomba Burung Berkicau Dandim Cup Solok 3 feat Fadlul Efendi, minggu (30/8/26) merupakan hasil dari kedisiplinan serta ketelitian dalam merawat burung-burung kesayangan.
Duet murai batu andalan UD. Abe Team berhasil meraih predikat terbaik di dua kelas yang diikuti. Murai Batu Pak Guru menjadi Juara Satu di Kelas Fadlul Efendi Tiket 550K.
Tidak mau kalah dengan Pak Guru, Murai Batu Siswa berhasil raih Podium Pertama di Kelas utama, Kelas Dandim Tiket 1.250.000 dan berhak membawa pulang hadiah satu unit Sepeda Motor.

Lapangan Merdeka Kota Solok yang berubah menjadi arena kompetisi ratusan kicaumania dengan penjurian Umi Kasum alhasil menjadi tempat mencatat sejarah dan mengukir prestasi bagi Murai Batu Pak Guru dan Murai Batu Siswa. (wp)

